Jadwal Piala Dunia 2026 Malam Ini: Final Spanyol vs Argentina

inNalar.com – Jadwal Piala Dunia 2026 malam ini menyajikan duel sengit Spanyol vs Argentina pada final Piala Dunia 2026.

Partai final Piala Dunia 2026 Spanyol vs Argentina akan berlangsung di Stadion MetLife, East Rutherford, New Jersey, New York, Amerika Serikat, Senin (20/7/2026) pukul 02.00 WIB.

Laga Timnas Spanyol vs Argentina memperebutkan trofi Piala Dunia 2026 dan hadiah 51 juta dolar AS atau sekitar Rp 916,4 miliar.

Sementara tim yang menjadi runner-up akan memperoleh hadiah uang sebesar 34 juta dolar AS (setara Rp 610,9 miliar).

Gaya permainan yang kontras akan ditampilkan di Stadion MetLife ketika raksasa internasional saling berhadapan.

Spanyol telah menunjukkan organisasi, kelas, dan dominasinya selama perjalanan mulus menuju final.

Sebaliknya, Argentina mengandalkan pemain andalan Lionel Messi dan ketangguhan khas Amerika Selatan untuk menempuh jalan yang berliku.

Timnas Spanyol mencapai final Piala Dunia 2026 usai mengalahkan Prancis di babak empat besar, dengan skor 2-0.

Dua gol Spanyol disumbangkan oleh Mikel Oyarzabal lewat titik putih di menit ke-22, dan tendangan Pedro Porro di menit ke-58.

Di kubu seberang, Argentina menang dramatis 2-1 atas Timnas Inggris di semifinal Piala Dunia 2026.

La Albiceleste, julukan Timnas Argentina, sebenarnya tertinggal lebih dulu dari Inggris setelah pada menit ke-55 Anthony Gordon menjebol gawang Emiliano Martine.

Namun, Argentina mampu membalikkan keadaan berkat gol Enzo Fernandez (85′) dan Lautaro Martinez (90+2′).

Ambisi Bersejarah dan Magis Lionel Messi

Bagi La Furia Roja, Ini adalah penampilan final kedua mereka sepanjang sejarah turnamen, setelah sukses keluar sebagai juara pada edisi 2010.

Berbekal mentalitas pemenang usai menjuarai Euro 2024, mereka difavoritkan untuk menyudahi puasa gelar dunia selama 16 tahun.

Secara head-to-head, rekor kedua kesebelasan berimbang dengan masing-masing mengantongi enam kemenangan.

Namun, dalam lima bentrokan terakhir, Spanyol sedikit lebih dominan dengan tiga kemenangan atas Argentina.

Kendati demikian, armada racikan Lionel Scaloni datang dengan misi mahabesar: menjadi negara pertama sejak Brasil di tahun 1962 yang mampu mempertahankan trofi secara berturut-turut.

Rintangan terbesar bagi wakil Eropa malam ini tentu saja terletak pada sosok Lionel Messi.

Meski usianya telah menginjak 39 tahun, sang legenda hidup justru menjalani performa Piala Dunia terbaiknya.

Sumbangsih delapan gol dan empat assist membuktikan bahwa ia nyaris sendirian mengamankan langkah negaranya, sekaligus menempatkannya sebagai kandidat terdepan peraih Bola Emas dan Sepatu Emas.

Pages: 1 2