
inNalar.com – Link live streaming Prancis vs Inggris untuk duel perebutan juara 3 Piala Dunia 2026 sudah kami sediakan di bagian akhir artikel ini.
Pertarungan gengsi antara Prancis dan Inggris dijadwalkan bergulir di New Jersey, Amerika Serikat, Minggu (19/7/2026) pukul 04.00 WIB.
Bagi Didier Deschamps, laga kali ini punya makna yang sangat emosional. Pertandingan ini bakal menjadi panggung ke-187 sekaligus momen perpisahan sang pelatih usai 14 tahun menukangi Les Bleus.
Namun, persiapan laga krusial ini nyatanya tak berjalan mulus. Ada ancaman tak terduga berupa kepungan asap sisa kebakaran hutan dari Kanada yang bikin kualitas udara di sekitar stadion memburuk.
Kondisi darurat ini bahkan sampai memaksa tim medis turun tangan. Mereka mendesak agar seluruh sesi latihan dipindah ke area tertutup (indoor) supaya paru-paru pemain tetap aman.
“Ini jelas momen yang sangat emosional buat saya pribadi. Tapi, fokus kami seratus persen tetap tertuju ke pertandingan terakhir ini,” tegas Deschamps saat ditanya soal laga perpisahannya.
Bergeser ke kubu lawan, ruang ganti Inggris sedang tidak baik-baik saja. Thomas Tuchel tengah memikul beban mental luar biasa usai dihantam badai kritik pasca-tumbang dari Argentina.
Media Inggris tak lagi sekadar meratapi kekalahan timnas mereka. Sorotan utama justru diarahkan pada taktik ultra-defensif Tuchel yang dituding jadi biang kerok kegagalan.
Sang manajer dinilai jatuh ke lubang yang sama. Ia nekat merombak susunan pemain menjadi terlalu bertahan persis setelah Inggris berhasil memimpin 1-0.
Gary Lineker, legenda sekaligus mantan kapten Inggris, tak sungkan melempar sindiran pedas. Ia blak-blakan mempertanyakan kelayakan Tuchel menukangi timnas.
“Pendekatan taktik semacam itu cuma mengundang musuh buat menekan. Hasilnya? Tim ini ciut nyali tepat di momen terbesar mereka,” kritik Lineker tajam.
Bagi sebagian besar publik Inggris, gaya main pragmatis ala Tuchel belakangan ini terasa bagai deja vu buruk dari era Gareth Southgate.
Melihat dari sisi statistik, pertemuan kedua raksasa Eropa ini menampilkan anomali angka yang cukup bikin geleng-geleng kepala.
Siapa sangka Prancis yang gagal masuk final malah memegang predikat sebagai raja ofensif di turnamen ini?
Pasukan Les Bleus menduduki puncak daftar statistik dengan raihan Expected Goals (xG) menyentuh 14.6. Mereka juga rajin mencetak rata-rata 7.1 tembakan ke gawang per laga dan sukses mengkreasi 27 peluang emas.
Nah, situasi berbanding terbalik justru ada di kubu Inggris. Lini belakang The Three Lions terbilang sangat keropos untuk ukuran tim semifinalis.
Gawang mereka sudah jebol 8 kali dan cuma sanggup mengemas dua clean sheet sejak fase grup, itupun hanya saat meladeni tim sekelas Ghana dan Panama.
Tak heran jika merujuk pada analisis pasar dan hitung-hitungan probabilitas dari Aljazeera, publik memprediksi laga ini bakal diwarnai hujan gol.
Banyak pihak mungkin cuma fokus menunggu duel Kylian Mbappe versus Harry Kane. Padahal, laga hiburan seperti ini sering jadi panggung pembuktian bagi mereka yang biasa duduk di bangku cadangan.
Kabar baiknya, wonderkid Inggris yang tengah naik daun, Kobbie Mainoo, santer dikabarkan bakal meraup menit bermain perdananya dini hari nanti.
Eksperimen Tuchel kabarnya juga berlanjut ke area pertahanan. Nico O’Reilly diproyeksikan turun sejak menit awal untuk mengisi pos bek kiri.
Masalah beda dialami Prancis. Cederanya William Saliba di bagian punggung mau tak mau memaksa Deschamps mengutak-atik benteng pertahanannya.
Bek asal Crystal Palace, Maxence Lacroix, digadang-gadang bakal mengisi slot kosong tersebut. Tak hanya itu, posisi Mike Maignan di bawah mistar kemungkinan bakal digantikan oleh Brice Samba.