Live di TVRI GRATIS! Ini Jadwal Siaran Langsung Prancis Vs Inggris Perebutan Peringkat 3 Piala Dunia 2026

inNalar.com – Jadwal perebutan peringkat 3 Piala Dunia 2026 Prancis vs Inggris akan bergulir dan disiarkan secara langsung pada Minggu (19/7/2026) pukul 04.00 WIB.

Anda bisa melihat link live streaming laga tersebut di akhir artikel ini.

Laga hiburan pembawa gengsi besar ini mempertemukan dua raksasa Eropa yang terluka, sekaligus menjadi ajang pelampiasan usai Prancis dan Inggris gagal menembus partai final Piala Dunia 2026.

Prancis terlempar setelah langkahnya dihentikan oleh Spanyol di babak semifinal, sementara Inggris harus menelan pil pahit usai ditaklukkan oleh Argentina.

Statistik Prancis vs Inggris

Melansir Aljazeera, peluang pertandingan berakhir dengan skor seri 1-1 di waktu normal menyentuh angka 12 persen, menjadikannya probabilitas tertinggi untuk hasil 90 menit.

Sementara itu, skenario kemenangan tipis Prancis dengan skor 2-1 menyusul ketat di angka 11 persen sebagai opsi kemenangan yang paling masuk akal bagi Les Bleus.

Potensi laga berjalan sangat terbuka dan melahirkan banyak gol tergolong tinggi, terbukti dari persentase skor seri 2-2 yang berada di angka 9 persen, selaras dengan tren sejarah laga perebutan tempat ketiga di edisi-edisi sebelumnya.

Di sisi lain, peluang terbaik Inggris jika mampu bangkit dari keterpurukan berada di angka 8 persen untuk kemenangan 2-1. Namun, prediksi utama justru mengarah pada kemenangan meyakinkan Prancis 3-1 dengan probabilitas 7 persen akibat rapuhnya lini belakang skuad Tiga Singa.

Berikut adalah tabel rincian data probabilitas skor akhir untuk pertandingan malam ini:

Prediksi Skor AkhirProbabilitasKeterangan
Seri 1-112%Probabilitas tertinggi dari analis
Prancis Menang 2-111%Skenario kemenangan tipis yang paling masuk akal.
Seri 2-29%Sesuai tren sejarah laga perebutan tempat ketiga (hujan gol).
Inggris Menang 2-18%Peluang terbaik Inggris jika mampu bangkit.
Prancis Menang 3-17%Prediksi rapuhnya pertahanan Inggris.

Thomas Tuchel Ulang Kesalahan Masa Lalu?

Thomas Tuchel banjir kritik jelang Prancis vs Inggris.

Alih-alih sekadar meratapi kegagalan ke partai puncak, sorotan panas media Inggris saat ini tertuju pada kontroversi taktik Thomas Tuchel yang dinilai menerapkan strategi negatif.

Tuchel dituduh keras mengulangi kesalahan masa lalu Timnas Inggris karena melakukan pergantian pemain yang terlalu defensif dan pasif sesaat setelah mereka unggul 1-0 atas Argentina di semifinal.

Mantan kapten Inggris, Gary Lineker, secara tajam mempertanyakan kapasitas Tuchel di kursi kepelatihan Tiga Singa dengan kritik yang sangat vokal.

“Taktik Tuchel jelas-selamat mengundang tekanan dari lawan. Mereka ciut di momen terbesar turnamen, persis seperti era Gareth Southgate dahulu,” ujar Gary Lineker.

Kritik publik ini diperkuat oleh anomali statistik lini belakang Inggris yang sangat mengejutkan sepanjang turnamen. The Three Lions sukses mencapai semifinal dengan rekor pertahanan yang sangat buruk, di mana gawang mereka sudah kebobolan 8 gol dan hanya mampu mengemas dua clean sheet, itu pun diraih saat melawan tim non-unggulan seperti Ghana dan Panama.

Kondisi tersebut berbanding terbalik dengan dominasi xG Prancis yang luar biasa. Meski gagal ke final karena kalah dari Spanyol, skuad asuhan Didier Deschamps merupakan raja statistik ofensif di turnamen ini dengan memimpin nilai Expected Goals (xG) sebesar 14.6, rata-rata tembakan tepat sasaran per laga mencapai 7.1, serta sukses mengkreasikan 27 peluang emas.

Pages: 1 2