

inNalar.com – Semakin lama, ancaman global warming makin terasa nyata. Kebakaran hutan, kekeringan, dan serangan panas makin sering terjadi. Salah satu hal yang dapat kita lakukan untuk menghambat terjadinya global warming adalah dengan melakukan thrift shopping.
Thrift shopping atau berbelanja di pasar loak bisa menghambat terjadinya global warming karena dengan membeli barang-barang di pasar loak, kita akan mengurangi berbagai jenis limbah yang akan mencemari lingkungan.
Mau tahu lebih banyak tentang thrift shopping? Simak uraian berikut, ya!
Baca Juga: Sibuk Beli Baju Baru di Akhir Ramadhan? Ini Ceramah Ustadz Khalid Basalamah
1. Thrift Shopping Penyelamat Bumi
Thrift shopping menjadi tren belanja yang banyak digandrungi saat ini. Pasalnya, dengan melakukan thrift shopping, pembeli bisa menemukan barang-barang yang unik dan menarik dengan harga miring.
Barang yang dijual di thrift shop juga lebih awet daripada barang-barang berharga selangit yang biasa dijual di mal. Hal ini terbukti dengan kelayakan barang-barang tersebut untuk kembali dijual di pasar loak setelah dipakai oleh pemiliknya bertahun-tahun.
Thrift shopping bisa memperlambat proses global warming yang melanda bumi. Nggak percaya? Berikut uraian lengkapnya.
2. Bagaimana Thrift Shopping Memperlambat Global Warming?
Thrift shopping adalah salah satu tren yang harus dilestarikan karena barang-barang yang dibeli dari pasar loak adalah barang barang yang awet digunakan bertahun-tahun. Barang yang awet akan mengurangi faktor-faktor penyebab global warming berikut ini.
Polusi Tanah
Dengan melakukan thrift shopping polusi tanah dapat dikurangi. Pewarna kimia yang biasa digunakan pada pakaian bisa ditekan jumlahnya. Limbah pakaian yang sulit terurai pun tidak akan cepat bertambah.
Polusi Air
Limbah pewarna pakaian juga dapat mencemari air sehingga tingkat ketersediaan air bersih akan terus menurun. Tren thrift shopping tidak akan mengurangi ketersediaan air bersih karena pakaian-pakaian yang dibeli adalah barang bekas yang masih layak pakai.
Baca Juga: Viral! Kembang Api Membakar Dekor Pelaminan Saat Pengantin Hendak Foto, Warganet: Kiriman Mantan
Polusi Udara
Pabrik-pabrik tekstil juga akan membuang limbah mereka lewat cerobong asap yang akan menyebabkan penurunan kualitas udara. Jika hal tersebut terus berlanjut, lapisan ozon akan menipis sehingga sinar matahari akan lebih mudah menembus bumi.
Melakukan thrift shopping tidak akan menambah tingkat pencemaran udara karena pakaian bekas yang masih layak pakai akan terus dibeli dan tidak dibakar.
Saat melakukan thrift shopping, ada beberapa hal yang perlu Anda perhatikan. Ingatlah bahwa pasar loak adalah tempat menjual barang-barang bekas.
Tak jarang, barang-barang tersebut memiliki cacat yang akan membuat Anda menyesal telah membelinya. Berikut tips membeli barang saat thrift shopping. Catat, ya!
1. Perhatikan Kebersihan Barang
Tingkat kebersihan barang-barang di pasar loak tentu jauh berbeda dengan mal. Oleh karena itu, Anda harus benar-benar memperhatikan kebersihan barang yang Anda beli. Jangan sampai barang tersebut membuat Anda alergi.
Cuci dahulu barang yang Anda beli sebelum digunakan karena tidak semua pedagang mau mencuci barang dagangannya.
2. Perhatikan Jahitan Pakaian
Jika Anda membeli pakaian di pasar loak, ingatlah untuk selalu mengecek jahitannya. Pastikan jahitan masih rapi sehingga Anda tidak perlu menjahitnya sendiri saat pakaian rusak.
Baca Juga: 6 Kebiasaan Ini Dapat Memicu Bau Badan, Salah Satunya Sering Mengenakan Pakaian Ketat
3. Perhatikan Ada Tidaknya Noda
Masih tentang membeli pakaian, perhatikan bercak noda yang mungkin terdapat pada pakaian bekas yang ingin Anda beli. Biasanya, noda terdapat pada bagian leher, ketiak, dan lengan bawah. Anda tidak mau, kan membeli pakaian bernoda?
Itulah tadi sedikit pembahasan tentang thrift shopping, tren yang bisa memperlambat terjadinya global warming. Walaupun barang-barang di pasar loak tidak mengikuti tren terbaru, Anda jadi bisa menghemat uang sekaligus membantu menyelamatkan bumi dari global warming.***