

inNalar.com – Holocaust merupakan tragedi kelam umat manusia pada tahun 1933-1945. Pada masa itu NAZI yang dipimpin oleh Adolf Hitler membantai hampir enam juta orang Yahudi Eropa.
Sejarah kelam tersebut meninggalkan luka mendalam terkhusus penganut Yahudi sehingga sebuah monumen di Berlin, Jerman didirikan untuk mengenang tragedi holocaust itu.
Untuk lebih paham tentang kekejaman NAZI terhadap orang Yahudi Eropa, film-film berikut ini wajib ditonton.
1. Schindler’s List (1993)
Film Schindler’s List tahun 1993 merupakan film yang diangkat berdasarkan sebuah novel berjudul Schindler’s Ark karya Thomas Keneally. Novel ini diterbitkan di Amerika Serikat dengan judul Schindler’s list.
Film yang disutradarai oleh Steven Spielberg menceritakan kisah seorang pengusaha Katolik Jerman, Oskar Schindler. Pada masa-masa kelam holocaust, Oskar berjasa karena telah menyelamatkan lebih dari seribu orang Yahudi-Polandia.
Film Schindler’s List diperankan oleh Liam Neeson, Ralph Fiennes, dan Ben Kingsley. Dari bergam film tentang holocaust, film Schindler’s List merupakan yang terbaik.
Baca Juga: Indonesia Jadi Tuan Rumah Presidensi G20 Tahun 2022, The Best Moment Pulihkan Ekonomi RI
2. The Pianist
Film The Pianist menceritakan kisah nyata seorang pianis Polandia keturunan Yahudi, Wladyslaw Szpilman. Film ini mengisahkan perjuangan hidup Szpilman selama masa perang dalam tekanan NAZI dan bayang-bayang holocaust.
Szpilman berprofesi sebagai seorang pianis di kota Warsawa dengan penghasilan yang cukup. Selain itu pula ia juga berasal dari keluarga menengah keatas.
Kehancuran Szpilman dan keluarganya dimulai ketika NAZI berhasil menduduki Polandia dan menutup bahkan melarang segala jenis bisnis yang dilakukan orang Yahudi. Tak hanya itu, mereka juga dilarang menikah dengan orang non-Yahudi.
Tokoh utama pada film ini diperankan oleh Adrien Brody dan disutradarai oleh Roman Polinski. Film ini merupakan adaptasi dari novel berjudul The Pianist karangan Wladyslaw Szpilman. Film The Pianist mendapat review positif oleh kritikus film.
3. The Boy in The Striped Pyjamas
Film ini menceritakan persahabatan dua bocah dengan latar belakang berbeda. Bruno, merupakan anak dari tentara Nazi dan Shmuel merupakan anak Yahudi yang dipenjara bersama Yahudi lainnya di kamp konsentrasi.
Jangan menonton film ini jika tidak ingin banjir oleh air mata. Pasalnya film ini menggambarkan penderitaan pedih orang Yahudi di kamp konsentrasi, termasuk Shumel yang diwajibkan memakai baju piyama bergaris yang menandakan mereka adalah tawanan NAZI.
Baca Juga: Al Quran Surah Al Baqarah Mulai Ayat 171 Hingga 180 Lengkap dengan Terjemahan Bahasa Indonesia
Film ini disutradarai oleh Mark Herman dan diperankan oleh Jack Scanlon, Asa Butterfield, David Thewlis, dan Vera Farmiga.
4. The Diary of Anne Frank
Nama Anne Frank sepertinya sudah tak lazim didengar jika membahas peristiwa holocaust. Anne Frank, seorang gadis Yahudi bersama keluarganya merupakan korban dari peristiwa Perang Dunia Kedua.
Anne Frank bersama keluarganya terpaksa tinggal dalam persembunyian dalam upaya menghindari penangkapan tantara NAZI.
Selama berada dalam bayang-bayang perang, Anne Frank kerap menuliskan kisahnya pada buku harian miliknya. Segala tulisannya dialamatkan sebagai ‘Dear Kitty’.
Baca Juga: Museum Holocaust di Minahasa Tuai Kontroversi, Simak Kembali Sejarah Kelam Orang Yahudi Eropa
Setelah perang berakhir, buku harian tersebut diterbitkan oleh Otto Frank, ayah dari Anna Frank. Dalam peristiwa holocaust itu pula seluruh anggota keluarga termasuk Anne Frank menjadi korban pembantaian NAZI.
5. Life is Beautiful
Film Life is Beautiful menceritakan kisah seorang pria bernama Guido Orefice yang merupakan Yahudi Italia. Keluarga Orefice berada di kamp konsentrasi NAZI, ayahnya pula sebelum ia lahir dikirim ke kamp konsentrasi Bergen-Belsen.***