

| Waktu Pertemuan | Ajang / Kompetisi | Pemenang | Skor |
|---|---|---|---|
| 25 Desember 2021 | Piala AFF | Indonesia | 4 – 2 (AET) |
| 22 Desember 2021 | Piala AFF | Seri | 1 – 1 |
| 09 November 2018 | Piala AFF | Singapura | 1 – 0 |
| 25 November 2016 | Piala AFF | Indonesia | 2 – 1 |
| 28 November 2012 | Piala AFF | Indonesia | 1 – 0 |
Indonesia diprediksi akan mengandalkan kekuatan penuh dengan keuntungan diperkuat 12 pemain naturalisasi.
Meski tidak ada pemain yang harus absen karena sanksi atau akumulasi kartu, Garuda mendapat pukulan telak lantaran kehilangan Marselino Ferdinan.
Gelandang kunci tersebut dipastikan absen hingga akhir turnamen karena mengalami cedera.
Sebaliknya, lini serang Indonesia akan sangat bertumpu pada ketajaman Mitchell Baker dan Ragnar Oratmangoen sebagai motor serangan utama.
Kunci utama mengalahkan Singapura adalah bagaimana membongkar duet pertahanan Jacob Mahler dan Hariss Harun yang dikenal sangat sulit ditembus.
Namun, Singapura memiliki sistem pertahanan yang rapat serta sosok Ryhan Stewart yang bisa jadi andalan tangguh di sektor kanan lini belakang.
Artinya, The Lions akan meredam serangan Indonesia dengan cara bertahan secara disiplin sekaligus mengeksploitasi kelengahan lawan.
Hanya saja, Singapura dipastikan akan kehilangan pengatur serangan mereka, Kyoga Nakamura di lini tengah karena akumulasi kartu.
Kekokohan Singapura sudah terbukti saat menahan gempuran Vietnam, mencatatkan clean sheet, serta meraih kemenangan atas Kamboja dan Timor Leste di fase grup.
Di sisi lain, Indonesia tampil garang saat melibas Kamboja 5-1 dan Timor Leste 3-0, menjanjikan nilai harapan gol yang tinggi malam ini.
Laga ini juga menyoroti sosok Ilhan Fandi, penyerang utama Singapura yang wajib diwaspadai pergerakannya oleh lini belakang Garuda jika tidak ingin kecolongan.
Pertandingan sengit antara soliditas pertahanan Singapura melawan daya gedor tinggi skuad asuhan John Herdman ini diprediksi akan berakhir dengan skor 1-2 untuk keunggulan Indonesia.