

Cerita ditutup dengan momen penuh haru. Pak Eku meneteskan air mata bahagia dan kebanggaan melihat Ranu yang kini telah diangkat menjadi seorang putra mahkota.
Terlepas dari status sosialnya yang baru, kepribadian Ranu tidak berubah sedikit pun; ia tetap membumi dan bersikap rendah hati layaknya seorang penjual cendol yang selama ini Pak Eku kenal.
*) Disclaimer:
Seluruh materi dan kunci jawaban yang disajikan oleh inNalar.com ditujukan kepada orang tua atau wali sebagai panduan dalam mendampingi proses belajar anak.
Siswa diwajibkan untuk mengerjakan soal secara mandiri. Kunci jawaban di dalam artikel ini sebaiknya hanya digunakan untuk mengoreksi hasil pekerjaan siswa.