James Vaughan, Pencetak Gol Termuda Premier League Langsung Diangkat Jadi Direktur Olahraga di Usia 33 Tahun


inNalar.com – James Vaughan telah ditunjuk sebagai direktur olahraga yang baru untuk Tranmere Rovers pada usia 33 tahun.

Tranmere Rovers adalah klub yang berlaga di kasta keempat Liga Inggris, EFL League Two. Vaughan tentunya akan mengambil peran penting bersama mantan klubnya itu.

Mantan striker Everton ini merupakan pencetak gol termuda di Liga Inggris. Vaughan mencetak gol pertamanya di Premier League yaitu pada usia 16 tahun 270 hari, dalam debutnya bersama The Toffees pada tahun 2005. Pemain kelahiran 14 Juli 1988 itu telah pensiun pada akhir musim lalu bersama Tranmere Rovers.

Baca Juga: Inter Milan vs Liverpool di Liga Champions 2022, Jurgen Klopp Ungkap Henderson Siap Tempur untuk The Reds

Vaughan yang baru saja menyelesaikan gelar master dalam jabatan Direktur Olahraga, mengatakan kepada situs web Tranmere:

“Setelah berada di klub selama dua tahun sekarang, dan setelah berbicara dengan ketua (Mark Palios), saya senang bisa menjadi bagian dari proyek yang akan berjalan. kedepan, Saya selalu memiliki hubungan yang baik dengan Micky (Mellon, manajer) baik sebagai pemain, dan akan bekerja dengannya sebagai bagian dari tim yang terlibat dalam membangun skuat saat ini, selama enam bulan terakhir.”

Vaughan sendiri pensiun pada akhir musim 2020-21, dalam usia 32 tahun. Dia mengumumkan keputusan itu dalam sebuah postingan emosional di halaman Instagram-nya, dengan mengatakan,

“Saya pikir Anda sampai pada titik ketika secara mental dan fisik Anda tahu ini sudah waktunya.”

Baca Juga: On This Day: 16 Februari 1941, Lahirnya Kim Jong-il Supreme Leader Korea Utara,  Berikut Ini Profilnya

Penyerang yang hanya mampu membela Timnas Inggris di level U-21 tersebut, telah mencetak 120 gol dalam 408 kali penampilan seniornya.

Dan Tranmere adalah klub pemberhentian terakhir dalam karirnya, dari keseluruhan 13 klub yang pernah ia bela.

Untuk diketahui, saham minoritas Tranmere Rovers saat ini dimiliki oleh perusahaan asal Indonesia, Santini Group.

Baca Juga: Hal-hal yang Dimakruhkan saat Puasa di Bulan Ramadhan 2022 atau 1443 H Menurut Ustadz Adi Hidayat

Perusahaan tersebut dijalankan oleh tiga orang bersaudara yakni Wandi Wanandi, Lukito Wanandi, dan Paulus Wanandi. Ketiganya merupakan anak dari pengusaha nasional Sofjan Wanandi.

Dikutip dari laman resmi perusahaan, Santini Group bergerak di bidang industri suku cadang otomotif, infrastruktur, sumber daya alam, pengembangan properti, dan jasa. Santini Group membeli saham minoritas Tranmere Rovers pada September 2019.

Tranmere Rovers sendiri adalah klub sepak bola yang berbasis di Birkenhead, Merseyside, Inggris. Mereka sedang berlaga di EFL League Two (kasta keempat Liga Inggris).

Baca Juga: Jarang Diketahui, Badan Ideal Ade Rai Ternyata Hasil dari Memanfaatkan Momentum Puasa di Bulan Ramadhan

Didirikan pada tahun 1884 sebagai Belmont Football Club, mereka kemudian mengadopsi nama Tranmere Rovers pada tahun 1885.

Tranmere kemudian resmi menempati Home Base-nya saat ini, Prenton Park, yaitu pada tahun 1912. Dan pada tahun 1995, Stadion tersebut mengalami pembangunan kembali besar-besaran.***

Berita Terkait