Hari Kanker se Dunia Akan Diperingati Pada 4 Februari 2022, Ini Sejarah Dibalik World Cancer Day

inNalar.com – Hari Kanker Sedunia dirayakan setiap tanggal 4 Februari. Peringatan hari kanker ini dibentuk oleh Union for International Cancer Control pada tanggal 4 Februari tahun 2008 dalam acara World Summit Against Cancer yang dilaksanakan di Paris. 
 
Peringatan hari kanker sedunia ini memiliki tujuan dan peran penting untuk meningkatkan kesadaran manusia terhadap kanker dan juga sebagai upaya pencegahan serta pengobatan terhadap kanker. 
 
Setelah pada tahun 2008 hari kanker sedunia ditetapkan, terbukti telah berhasil memunculkan berbagai kegiatan dan acara yang diadakan oleh komunitas, rumah sakit, organisasi bahkan pemerintah sebagai bentuk dukungan kepada para penderita kanker. 
 
 
Salah satu contoh gerakan positif World Cancer Day adalah NoHairSelfie. Berikut adalah gambaran singkat tentang gerakan NoHairSelfie yang sudah inNalar.com rangkum untuk para pembaca di rumah. 
 
NoHairSelfie — Gerakan Positif untuk Penderita Kanker 
 
NoHairSelfie adalah salah satu gerakan dalam peringatan World Cancer Day yang diadakan pada tahun 2016 lalu.
 
Bentuk gerakan ini berupa mencukur kepala rambut para partisipan kemudian para partisipan tersebut membagikan foto mereka tanpa rambut melalui media sosial. 
 
 
Tujuan utama gerakan NoHairSelfie adalah sebagai simbol keberanian bagi pasien kanker yang sedang menjalani pengobatan. 
 
Selain gerakan NoHairSelfie, masih terdapat banyak ratusan kegiatan yang berlangsung di seluruh penjuru dunia sebagai tindakan dan peringatan untuk Hari Kanker Sedunia. 
 
Lalu, Apa Tema Peringatan untuk Hari Kanker Sedunia pada tahun 2022 ini? 
 
Dikutip dari laman World Cancer Day, tema untuk peringatan hari Kanker sedunia tahun ini adalah Close the Care Gap, yang memiliki arti kesenjangan perawatan. 
 
 
Tema ini memiliki makna lain bahwa hingga hari ini ketidakadilan dalam perawatan kanker di seluruh dunia masih terjadi.
 
Berikut ini beberapa fakta yang menjadi latar dikemukakan-nya tema Close the Care Gap
 
• Ketidaksetaraan dalam perawatan kanker menelan korban jiwa ;
• Orang-orang yang mencari perawatan kanker menghadapi hambatan di setiap kesempatan ; 
• Pendapatan, pendidikan, lokasi dan diskriminasi berdasarkan etnis, jenis kelamin, orientasi seksual, usia, kecacatan dan gaya hidup hanyalah beberapa faktor yang dapat mempengaruhi perawatan secara negatif ;
• Kesenjangan mempengaruhi semua orang, termasuk Anda dan orang yang Anda cintai ;
• Hambatan ini tidak diatur dalam batu. Mereka dapat diubah.
 
Tahun ini merupakan tahun pertama dikampanyekan nya Close the Care Gap dengan harapan membantu mengurangi stigma; untuk mendengarkan perspektif orang yang hidup dengan kanker dan komunitas mereka dan membiarkan pengalaman hidup itu memandu pikiran dan tindakan kita. 
 
 
Begitulah cara kita dapat mulai membayangkan cara yang lebih baik dalam melakukan sesuatu dan membangun visi masa depan yang lebih adil—masa depan di mana orang hidup lebih sehat dan memiliki akses yang lebih baik ke pelayanan kesehatan dan kanker, dimanapun mereka lahir, tumbuh, bertambah usia , bekerja atau hidup.***