

inNalar.com – Candi Agung Amuntai terletak di Desa Sungai Malang, Kecamatan Amuntai Tengah, Kabupaten Hulu Sungai Utara, Provinsi Kalimantan Selatan.
Lokasi Candi Agung Amuntai terletak tidak jauh dari Kota Banjarmasin, Kalimantan Selatan.
Teman-teman hanya perlu menghabiskan waktu 4 sampai 5 jam perjalanan untuk mencapai situs Candi Agung Amuntai.
Candi Agung Amuntai pertama kali ditemukan pada tahun 1962.
Penemuan Candi Agung Amuntai yang tidak disengaja itu diawali dengan Pemerintah Kabupaten Hulu SUngai Utara yang ingin meratakan tanah untuk kemudian dijadikan jalan dan perluasan kota.
Pada saar proses pembukaan hutan dan perataan tanah dimulai, justru ditemukan penemuan yang tidak terduga.
Baca Juga: Terkenal Memiliki Ilmu Gaib, Kampung di Sulawesi Selatan Ini Warganya Sakti dan Kebal Senjata Tajam
Penemuan berupa peninggalan sejarah berupa fragmen sepasang kaki yang kemudian oleh penduduk lokak disebut sebagai “sepatu raksasa”.
Tidak hanya itu, di awal penemuan situs Candi Agung Amuntai juga ditemukan fragmen berbentuk teratai yang terbuat dari batu alam.
Pada tahun 1967, tim arkeolog dari Lembaga Purbakala dan Peninggalan Nasional bersama dengan Pemerintah Kalimantan Selatan bekerja sama untuk meneliti situs Candi Agung Amuntai.
Proses ekskavasi dari tim kerja sama tersebut berhasil menemukan struktur tembok bangunan berukuran 7 x 7 meter.
Selain itu, dari ekskavasi situs Candi Agung Amuntai juga ditemukan kepala dari terakota, lapik padma baik dalam bentuk utuh maupun fragmen, juga hiasan bangunan berbentuk antefiks atau segitiga.
Pada situs candi juga ditemukan keramik juga tembikar.
Menurut cerita rakyat yang beredar, Candi Agung Amuntai merupakan peninggalan Kerajaan Negaradipa Khuripan.
Kerajaan Negaradipa Khuripan dibangun oleh Empu Jatmika pada abad ke-14.
Kerajaan Negaradipa Khuripan diperkiraan masih satu jaman dengan Kerajaan Majapahit.
Pada tahun 1997, Balai Arkeologi Banjarmasih melakukan penelitian di situ Candi Agung Amuntai.
Hasil dari penelitian tersebut menyebutkan bahwa situ Candi Agung Amuntai berasal dari tahun 750 Masehi atau abad ke-8.
Hasil tersebut menunjukkan bahwa umur Candi Agung Amuntai lebih tua enam abad dibanding usia yang berdasarkan cerita rakyat.*** (Ralda Maya Runita)