

inNalar.com – Pertanyaan terkait sosok di balik pemilik baru SPBU Shell di Indonesia mencuat seiring diumumkannya aksi korporasi besar oleh SEFAS Group, yang mengambil alih bisnis ritel bahan bakar tersebut.
Perusahaan yang mengakuisisi 100 persen bisnis SPBU Shell di Indonesia yaitu SEFAS Group, yang tak lain adalah perusahaan distributor pelumas Shell terbesar di Indonesia yang telah berdiri sejak Oktober 1997.
Berdasarkan rencana aksi korporasi tersebut, transaksi pengambilalihan keseluruhan bisnis SPBU Shell ini ditargetkan selesai pada tahun 2026 ini.
Meski kepemilikan beralih, SPBU tersebut akan tetap menggunakan merek “Shell” melalui skema lisensi merek, sehingga dipastikan tidak ada perubahan identitas di mata konsumen setia.
“Ambisi kami adalah membangun salah satu bisnis ritel energi yang paling terpercaya dan berkelanjutan di Indonesia, sekaligus mendukung pertumbuhan ekonomi negara serta kebutuhan energi yang terus berkembang,” papar CEO SEFAS Group, Ricky Roesli pada Rabu (19/8/2026).
Operasional SEFAS Group sendiri diketahui dikelola oleh tim profesional yang tidak sembarangan. Kursi kepemimpinan diisi oleh para ahli dengan rekam jejak pendidikan global dan pengalaman panjang di berbagai perusahaan multinasional.
Berikut profil susunan pendiri dan direksi SEFAS Group selengkapnya:
Herman Soegeng memegang posisi sebagai Komisaris sekaligus Pendiri perusahaan. Ia diketahui memperoleh gelar Bachelor of Science/Business Administration dari Oklahoma State University, Amerika Serikat, pada tahun 1992.
Selain keterlibatannya yang kuat di dunia bisnis, termasuk menjabat sebagai Direktur UCB Indonesia, Herman memiliki sisi unik karena ia juga aktif melayani sebagai Pastor di Gereja IFGF Jakarta sejak tahun 1998.
Direktur Utama, CEO, sekaligus Pendiri adalah jabatan yang diemban oleh Ricky Roesli. Perusahaan menjelaskan bahwa Ricky membawa keterampilan kepemimpinannya dengan latar belakang pendidikan global yang kuat.
Ia memegang gelar Bachelor of Science in Business Administration dari California University, Fresno, AS pada tahun 1993, dan dilanjutkan dengan meraih gelar MBA dari City University, Seattle, AS pada tahun 1995.
Di dunia industri energi, Ricky dikenal memiliki wawasan bisnis yang sangat tajam serta jaringan yang luas untuk memuluskan ekspansi perusahaan melintasi berbagai sektor.