Sosok Bambang Hartono Orang Terkaya RI dengan Warisan Rp300 Triliun

inNalar.com – Michael Bambang Hartono, pendiri Grup Djarum merupakan salah satu orang terkaya di Indonesia.

Forbes Real Time Billionaires sempat menempatkan Bambang Hartono dengan kekayaan mencapai 22,2 miliar dollar AS atau setara Rp 365 triliun (kurs Rp 16.156/US$) pada Januari 2025.

Sementara itu, berdasarkan data Forbes saat ia wafat pada Maret 2026, kekayaannya tercatat berada di angka 17,5 miliar dollar AS atau nyaris Rp 300 triliun.

Ia mampu menambah nominal kekayaannya dalam jumlah fantastis lantaran berbagai gurita bisnis yang dimiliki bersama sang adik, Robert Budi Hartono.

Sebut saja bisnis rokok kretek Djarum, kepemilikan saham mayoritas di Bank Central Asia (BCA), hingga perkebunan kelapa sawit seluas 65.000 hektare di Kalimantan Barat.

Lantas, siapa sosok Bambang Hartono dan bagaimana ia menempatkan namanya dalam daftar orang paling tajir sejagat Nusantara?

Pengusaha kelahiran Kudus

Bambang Hartono yang membesarkan bisnis keluarganya adalah pria kelahiran Kudus, Jawa Tengah. Nama lengkapnya adalah Michael Bambang Hartono.

Ia lahir di Kudus pada 2 Oktober 1939 dan merupakan putra dari Oei Wie Gwan, sang pendiri pabrik rokok Djarum.

Semasa muda, Bambang sebenarnya sempat menempuh pendidikan tinggi di Universitas Diponegoro (Undip), Semarang.

Namun, ia memilih untuk tidak menyelesaikannya demi meneruskan dan menyelamatkan bisnis keluarga setelah sang ayah wafat.

Mengambil alih BCA

Setelah berhasil mempertahankan Djarum, ekspansi bisnis Hartono bersaudara semakin meluas pada saat krisis ekonomi Asia 1997-1998 melanda.

Saat itu, mereka mengambil manuver berani dengan mengambil alih kendali saham BCA dari tangan Keluarga Salim.

Dari sektor perbankan, Bambang berpikir untuk mengembangkan usahanya ke ranah digital melalui bendera GDP Venture.

Perusahaan investasinya ini menyuntikkan dana ke berbagai startup raksasa, mulai dari Gojek, Kaskus, Blibli, hingga tiket.com.

Pada tahun 2022, perusahaannya membawa Global Digital Niaga, yang merupakan induk e-commerce Blibli, melantai di bursa.

Aksi korporasi tersebut tercatat sebagai IPO terbesar kedua di Republik Indonesia saat itu dan sukses meraup dana segar hingga 510 juta dollar AS.

Kekayaan berlimpah sudah cukup mengangkat nama Bambang Hartono sebagai salah satu orang terkaya di Indonesia.

Namun, gaya penampilannya jauh dari kesan mewah karena ia kerap mengenakan pakaian sederhana yang identik dengan kaos berkerah polos.

Untuk urusan makan, ia lebih mementingkan rasa makanan daripada gengsi, sehingga suka bersantap di warung pinggir jalan atau tempat makan sederhana.

Pada tahun 2019, sebuah momen viral memperlihatkan fotonya sedang makan di warung Tahu Pong Karangsaru, Semarang, yang menjadi perbincangan luas di media sosial.

Kesederhanaan ini dibenarkan oleh pemilik warung Tahu Pong Karangsaru, Izelina Kristanti Thenu, pada 20 Desember 2019.

“Beliau memang telah menjadi pelanggan kami sejak dulu kami masih berjualan di tenda pinggir jalan. Sampai saat ini kami sudah pindah ke depot, beliau masih berkenan mampir,” ujar Izelina.

Sikap finansialnya yang membumi juga terlihat ketika ia menerima bonus sebagai atlet dari pemerintah, di mana sang bos BCA ini memilih menggunakan rekening bank lain, yakni Bank BRI.

Atlet bridge berprestasi

Selain menjadi pengusaha, Bambang Hartono juga mendedikasikan usia senjanya sebagai atlet bridge nasional yang memperkuat tim Indonesia.

Pada ajang Asian Games 2018, ia mencatatkan diri sebagai atlet tertua di kontingen Indonesia dalam usia 78 tahun.

Meski usianya tak lagi muda, ia berhasil membuktikan kemampuannya dengan menyabet medali perunggu untuk Tanah Air.

Atas prestasinya itu, ia menerima bonus Rp 250 juta dari pemerintah, yang kemudian disumbangkan seluruhnya ke Gabungan Bridge Seluruh Indonesia untuk pembinaan atlet.

Kiprahnya di olahraga kartu ini mendapat pengakuan dari World Bridge Federation pada 2017 lewat penghargaan khusus atas jasanya mendorong bridge dipertandingkan di Asian Games.

Kendati namanya begitu berkontribusi bagi perekonomian dan olahraga Indonesia, perjalanan sosok inspiratif ini harus terhenti.

Bambang Hartono dikabarkan wafat pada hari Kamis, 19 Maret 2026, pada pukul 13.15 waktu Singapura.

Corporate Communication Senior Manager Grup Djarum, Budi Darmawan, membenarkan kabar duka tersebut pada 19 Maret 2026.

Budi mengonfirmasi bahwa Michael Bambang Hartono wafat pada pukul 13.15 waktu Singapura, meninggalkan warisan yang akan selalu dikenang oleh bangsa.

Berita Terkait