Kisah Dendam David Beckham dan Taktik Kotor di Laga Inggris vs Argentina yang Tak Terlupakan Sejarah

Penebusan Dosa 2002

Laga berjalan sangat alot. Di tengah kebuntuan, wasit memberikan hadiah penalti untuk Inggris. Beckham, yang menjabat sebagai kapten, maju untuk mengeksekusi tendangan tersebut.

Tepat sebelum Beckham menendang bola, Diego Simeone kembali berulah. Ia berjalan mendekat dan mengulurkan tangan untuk bersalaman. Upaya ini sengaja dilakukan untuk merusak fokus sang kapten di detik-detik terakhir.

Namun, Beckham tidak jatuh ke lubang yang sama. Ia memegang teguh pesan dari psikolog timnas. Ia sama sekali menolak menatap mata Simeone, langsung memalingkan wajah, dan sukses menceploskan bola ke gawang.

Gol tunggal dari titik putih itu membawa Inggris menang 1-0. Kemenangan ini menuntaskan dendam pribadi Beckham yang tertahan selama empat tahun.

Sebaliknya, hasil laga di Sapporo menjadi mimpi buruk bagi skuad Tango. Kekalahan itu punya andil besar membuat Argentina tersingkir lebih awal di fase grup, mencatatkan salah satu rekor terburuk mereka sepanjang sejarah sepak bola modern.

Kini, laga semifinal Piala Dunia 2026 siap menjadi panggung baru bagi kelanjutan perseteruan abadi ini. Dengan sejarah dendam dan perang mental masa lalu yang masih membekas, bentrokan Inggris kontra Argentina kali ini sudah pasti menyajikan ketegangan yang tak kalah luar biasa.

Pages: 1 2Show All