
inNalar.com – Hasil Prancis vs Spanyol pada babak semifinal Piala Dunia 2026 sementara berakhir dengan skor 0-1 di babak pertama.
Pertandingan Prancis vs Spanyol berlangsung di Stadion Dallas, Selasa (14/7/2026).
Duel ketat terjadi sepanjang babak pertama dengan Spanyol berhasil mencuri satu gol krusial ke gawang lawannya.
Spanyol unggul terlebih dahulu lewat eksekusi penalti Mikel Oyarzabal pada menit ke-22.
Sepakan penalti Oyarzabal bersarang telak di pojok gawang dan gagal diantisipasi oleh kiper Mike Maignan.
Penalti tersebut diberikan oleh wasit Ivan Barton setelah bek Prancis, Lucas Digne, melakukan pelanggaran terhadap Lamine Yamal di dalam kotak terlarang.
Prancis justru mendapat nasib sial pada menit ke-28 usai bek tengah andalan mereka, William Saliba, terpaksa ditarik keluar.

Saliba mengalami cedera punggung dan posisinya langsung digantikan oleh Maxence Lacroix.
Tempo permainan kian meninggi dengan bek Spanyol, Marc Cucurella, menerima kartu kuning pada menit ke-31 usai melakukan dua pelanggaran beruntun terhadap Michael Olise.
Pada menit ke-36, Prancis mendapat peluang melalui tembakan melengkung Bradley Barcola setelah melewati Rodri.
Namun, sepakan Barcola tersebut masih berhasil diamankan dengan baik oleh Unai Simon.
Spanyol langsung merespons pada menit ke-38 lewat kerja sama apik tiki-taka antara Lamine Yamal dan Dani Olmo yang nyaris menggandakan keunggulan.
Beruntung bagi skuad Les Bleus, bola berbahaya tersebut berhasil dihalau oleh Dayot Upamecano.
Memasuki menit ke-41 hingga 42, Kylian Mbappe tampak frustrasi dan terperangkap offside dua kali berturut-turut.
Sebuah peluang emas Mbappe juga berhasil digagalkan oleh aksi impresif Unai Simon yang bertindak sigap sebagai sweeper-keeper.
Wasit memberikan tambahan waktu (injury time) selama 6 menit di akhir babak pertama.
| Statistik | Prancis | Spanyol |
|---|---|---|
| Penguasaan Bola | 44% | 56% |
| Tembakan | 4 | 5 |
| Tembakan ke arah gawang | 0 | 1 |
| Operan | 188 | 252 |
| Akurasi operan | 88% | 87% |
| Pelanggaran | 5 | 5 |
| Kartu kuning | 1 | 1 |
| Kartu merah | 0 | 0 |
| Offside | 3 | 1 |
| Tendangan sudut | 3 | 1 |
Meski Prancis terus menekan, tak ada tambahan gol tercipta dan babak pertama ditutup dengan skor 1-0 untuk keunggulan Spanyol.
Meski Prancis sempat mendominasi jalannya pertandingan selama 10 menit awal, Spanyol justru berbalik memegang kendali laga.
Spanyol tercatat berhasil mengungguli seluruh metrik serangan sejak menit ke-35.
Keunggulan ini menjadi modal kuat bagi La Roja jika melihat tren sejarah di babak semifinal.
Tercatat, hanya 1 dari 11 pertandingan semifinal Piala Dunia terakhir di mana tim yang kebobolan lebih dulu berhasil bangkit dan lolos ke final (Kroasia pada 2018).
Selain itu, Spanyol memiliki catatan impresif tak terkalahkan dalam lima laga Piala Dunia terakhir mereka ketika berhasil mencetak gol pembuka terlebih dahulu.
Pertandingan berjalan begitu ketat dengan duel-duel fisik antarpemain yang mewarnai awal paruh kedua.
Hingga babak kedua berjalan sembilan menit, belum terlihat gebrakan berarti dari skuad Les Bleus di area pertahanan lawan.
Kerapatan jarak antarpemain La Furia Roja tampaknya menjadi pangkal masalah bagi lini serang Prancis.
Mencari jalan buntu, pelatih Didier Deschamps memasukkan Desire Doue untuk menggantikan Bradley Barcola pada menit ke-57.
Petaka bagi Prancis akhirnya datang hanya satu menit berselang, tepatnya pada menit ke-58.
Pedro Porro sukses mencetak gol kedua untuk Spanyol dan mengubah kedudukan menjadi 2-0.
Gol ini bermula dari skema memukau umpan satu-dua antara Pedro Porro di sisi kanan dengan Dani Olmo.
Dengan sekali sentuhan cerdas, Olmo mengembalikan bola kepada Porro yang tak terkawal.
Umpan matang tersebut langsung dituntaskan oleh Porro dengan penyelesaian akhir yang sangat tenang ke gawang Maignan.
Pada menit ke-61, Lamine Yamal sempat menggetarkan gawang Prancis lewat pergerakan menusuk ke dalam kotak penalti.
Namun, wasit langsung menganulir gol tersebut karena sang pemain sudah berada dalam posisi offside.
Tertinggal defisit dua gol, Prancis terpaksa bermain dengan garis pertahanan tinggi demi mengurung pertahanan Spanyol.
Strategi agresif ini sangat berisiko karena membuat ruang di lini belakang Prancis begitu terekspos oleh serangan balik cepat.
Di sisi lain, aksi brilian individu pemain Prancis dalam membangun serangan benar-benar berhasil dimatikan.
Kolektivitas pertahanan ala Spanyol membuat barisan bintang Prancis kehilangan sentuhan terbaik mereka.
Pada menit ke-67, Kylian Mbappe akhirnya mendapatkan peluang langka di area pertahanan La Roja.
Sayangnya, tembakan keras Mbappe masih mampu diadang oleh Marc Cucurella sehingga laju bola melebar dari gawang.
Segala daya upaya dilakukan Prancis, termasuk melakukan pergantian ganda pada menit ke-72.
Theo Hernandez dan Rayan Cherki dimasukkan untuk menggantikan Lucas Digne dan Michael Olise demi menambah daya gedor.
Spanyol merespons taktik Prancis dengan menarik keluar pencetak gol pertama, Mikel Oyarzabal, dan memasukkan Ferran Torres pada menit ke-74.
Pergantian ini disusul oleh masuknya Pedri dan Mikel Merino yang menggantikan Dani Olmo serta Fabian Ruiz.
Torres langsung memberikan ancaman pada menit ke-77 melalui sundulan yang masih melenceng tipis, namun cukup membuat deg-degan fans Les Bleus.
Prancis nyaris memperkecil ketertinggalan pada menit ke-82 lewat sebuah kemelut berbahaya.
Kiper Unai Simon terpaksa berlari keluar dari sarangnya demi menutup pergerakan cepat Kylian Mbappe.
Situasi ini dimanfaatkan Desire Doue yang langsung melepaskan tembakan ke gawang yang sudah kosong.
Namun, sepakan Doue masih mampu diblok dengan dramatis oleh barisan pertahanan Spanyol, dan bola kembali dikuasai oleh Unai Simon.