GRATIS Siaran Langsung TVRI, Cek Link Live Streaming Spanyol Vs Argentina di Sini Final Piala Dunia 2026

inNalar.com – Turnamen Piala Dunia 2026 memasuki puncaknya pada pertandingan ke-104 yang merupakan babak final.

Jadwal final Piala Dunia 2026 menyajikan laga krusial antara sang juara bertahan Eropa dan juara bertahan dunia, yaitu Spanyol vs Argentina.

Berdasarkan catatan sejarah, pertandingan ini menjadi laga terbesar karena untuk pertama kalinya negara peringkat satu (Argentina) dan peringkat dua (Spanyol) dalam Ranking FIFA saling berhadapan di partai final Piala Dunia.

Laga yang mempertemukan juara bertahan turnamen dengan penantang kuat dari Eropa ini diprediksi akan menyedot perhatian jutaan pasang mata.

Bagi penonton yang ingin menyaksikan secara daring, tautan atau link live streaming resmi [Klik di Sini untuk Link Live Streaming Spanyol vs Argentina]

Nantinya, pemenang dari pertandingan ini akan dinobatkan sebagai penguasa sepak bola dunia yang sesungguhnya sekaligus mengukir sejarah baru.

Perjalanan Spanyol dan Argentina ke Final

Perjalanan Spanyol dan Argentina ke Final

Spanyol dan Argentina menjadi dua tim yang mampu mencapai final seusai melalui perjalanan panjang dengan torehan rekor yang luar biasa.

Dalam perjalanannya, Argentina berhasil menyapu bersih tujuh pertandingan di Piala Dunia 2026 dengan kemenangan sempurna.

Jika kembali meraih kemenangan, Argentina akan menjadi tim pertama sejak Brasil pada 2002 yang menjuarai turnamen dengan rekor kemenangan 100 persen dalam satu edisi.

Tidak hanya itu, hasil maksimal di laga nanti akan menjadi kemenangan ke-15 berturut-turut bagi Argentina, yang otomatis memecahkan rekor rentetan kemenangan sepanjang masa untuk negara Amerika Selatan.

Demikian juga dengan Spanyol yang melangkah ke final dengan status sebagai juara bertahan Eropa yang mendominasi jalannya turnamen.

Tim Matador saat ini memegang rekor tak terkalahkan dalam 37 pertandingan terakhir di semua kompetisi semenjak kekalahan 1-0 dari Kolombia pada Maret 2024 lalu.

Apabila Spanyol terhindar dari kekalahan di partai puncak ini, mereka akan resmi mencatatkan rekor tak terkalahkan terpanjang oleh negara Eropa dalam sejarah sepak bola.

Pertemuan ini juga menandai pertama kalinya juara bertahan CONMEBOL Copa America berhadapan langsung dengan juara bertahan UEFA European di final Piala Dunia.

Statistik & Head-to-Head Spanyol vs Argentina

Sebelumnya, Argentina memiliki sejarah panjang dengan mencatatkan tujuh kali penampilan di final Piala Dunia, di mana hanya Jerman yang bermain lebih banyak dengan delapan penampilan.

Tim Tango merupakan peraih tiga kali gelar juara pada 1978, 1986, dan 2022, serta tiga kali menjadi runner-up pada 1930, 1990, dan 2014.

Kini, Argentina berambisi menjadi tim ketiga dalam sejarah turnamen yang mampu mempertahankan gelar juara dunia berturut-turut setelah Italia (1934 dan 1938) serta Brasil (1958 dan 1962).

Sementara itu, ini merupakan final Piala Dunia kedua bagi Spanyol setelah mereka sukses mengangkat trofi juara pada edisi 2010.

Rekor Spanyol di partai puncak sangat mematikan karena mereka telah memenangkan lima dari enam final turnamen besar secara keseluruhan, termasuk menang di empat dari lima final Kejuaraan Eropa.

Meski Argentina terus meraih kemenangan, analisis Superkomputer Opta justru menganggap Spanyol sebagai pihak yang paling mungkin keluar sebagai pemenang di laga ini.

Alasan utamanya adalah kemampuan Spanyol dalam mengendalikan permainan dan menumpulkan potensi serangan tim mana pun.

Spanyol tercatat hanya membiarkan lawan mendapatkan nilai harapan gol (xG) sebesar 0,31 per pertandingan, yang merupakan angka terendah sejak 1966 bersama dengan rekor Uruguay pada 1990.

Dominasi tingkat tinggi tersebut menghasilkan enam clean sheet, yang kini menjadi rekor terbanyak oleh tim mana pun dalam satu edisi turnamen Piala Dunia.

Kondisi Skuad

Laga ini akan menjadi sorotan utama dunia berkat potensi duel lintas generasi antara Lionel Messi dan Lamine Yamal.

Jika keduanya diturunkan sejak menit awal, ini akan menjadi sejarah pertama di final Piala Dunia di mana pemain dari kubu berlawanan yang menjadi starter terpaut usia lebih dari 20 tahun.

Dalam pertandingan ini, Messi adalah representasi masa lalu dan masa kini, sedangkan Yamal adalah masa kini sekaligus masa depan.

Keduanya juga tercatat sebagai dua pemain yang menyelesaikan dribel terbanyak sepanjang turnamen musim panas ini.

Messi mencatatkan 25 dribel sukses yang menjadi rekor terbanyak oleh pemain berusia 30 tahun ke atas, sedangkan Yamal mencatat 22 dribel yang menyamai rekor remaja terbanyak milik Kylian Mbappe pada 2018.

Pada laga nanti, Messi bersiap menjadi pemain kedua dalam sejarah yang tampil di tiga final Piala Dunia (2014, 2022, dan 2026) menyamai rekor Cafu dari Brasil.

Selain itu, Messi juga akan menjadi pemain outfield tertua di final pada usia 39 tahun 25 hari.

Di sisi lain, Yamal akan mencetak sejarah sebagai pemain termuda ketiga yang tampil di final Piala Dunia pada usia 19 tahun 6 hari, berada tepat di belakang Pele dari Brasil (17 tahun 249 hari) dan Giuseppe Bergomi dari Italia (18 tahun 201 hari).

Selain duel dua penyerang tersebut, peran krusial Rodri di lini tengah Spanyol juga patut mendapat sorotan khusus.

Pemain ini diyakini akan menjadi penantang kuat untuk meraih Golden Ball apabila Spanyol keluar sebagai pemenang.

Rodri sejauh ini telah menyelesaikan 655 operan di turnamen ini, yang sudah menjadi angka operan terbanyak yang pernah dicatat dalam satu edisi Piala Dunia.

Jadwal Final Piala Dunia 2026

Senin, 20 Juli 2026

02.00 WIB – Argentina vs Swiss (Siaran Langsung TVRI)