Doa Rabu Wekasan Lengkap Arab-Latin, Amalkan Setelah Sholat Maghrib dan Dhuha

inNalar.com – Kalender Hijriah saat ini berada di penghujung bulan Safar dan akan memasuki bulan Rabiul Awal. Karena itu, masyarakat muslim kini bersiap menyambut hari Rabu terakhir di bulan Safar dengan memanjatkan Doa Rabu Wekasan.

Diketahui, Rabu terakhir bulan Safar dalam sebagian tradisi masyarakat kerap dikaitkan dengan kesialan. Namun anggapan ini perlu diluruskan, karena Islam melarang keyakinan tersebut yang disebut sebagai thiyarah.

Sebaliknya, banyak ulama tasawuf menganjurkan umat Islam untuk mengisinya dengan amal kebaikan, termasuk memanjatkan Doa Rabu Wekasan kepada Allah SWT sebagai bentuk ikhtiar.

Lantas, bagaimana Doa Rabu Wekasan yang biasa dibaca oleh para ulama terdahulu? Simak penjelasannya berikut ini!

Doa Rabu Wekasan Sebagai Bentuk Ikhtiar

Salah satu amalan yang dapat dipanjatkan pada hari ini ialah Doa Rabu Wekasan sebagai bentuk permohonan perlindungan kepada Allah SWT.

Berdasarkan keterangan Imam Ibn Rajab al-Hanbali, melalui doa tersebut, umat Islam memohon keselamatan dari berbagai bala. Hal ini bukan karena meyakini Safar pembawa sial, melainkan menyibukkan diri dengan ketaatan untuk mencegah keburukan.

Berikut beberapa bacaan Doa Rabu Wekasan lengkap dengan teks Arab dan Latin yang dapat diamalkan setelah sholat hari ini:

Doa Rabu Wekasan #1

Dilansir dari kitab Kanzun Najah wa as-Surur karya Syekh Abdul Hamid Quddus al-Makki, Doa Rabu Wekasan berikut ini dianjurkan untuk dibaca pada hari Rabu terakhir bulan Safar guna menolak keburukan bala dari zaman dan waktu:

وَصَلَّى اللهُ تَعَالَى عَلَى سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ وَعَلَى آلِهِ وَصَحْبِهِ أَجْمَعِينَ. أَعُوذُ بِاللهِ مِنْ شَرِّ هَذَا الزَّمَانِ وَأَهْلِهِ، وَأَعُوذُ بِجَلَالِكَ وَجَلَالِ وَجْهِكَ، وَكَمَالِ جَلَالِ قُدْرَتِكَ أَنْ تُجِيرَنِي وَوَالِدَيَّ وَأَوْلَادِي وَأَهْلِي وَأَحِبَّائِي، وَمَا تُحِيطُهُ شَفَقَةُ قَلْبِي مِنْ شَرِّ هَذِهِ السَّنَةِ، وَقِنِي شَرَّ مَا قَضَيْتَ فِيهَا، وَاصْرِفْ عَنِّي شَرَّ شَهْرِ صَفَرَ، يَا كَرِيمَ النَّظَرِ، وَاخْتِمْ لِي فِي هَذَا الشَّهْرِ وَالدَّهْرِ بِالسَّلَامَةِ وَالْعَافِيَةِ وَالسَّعَادَةِ لِي وَلِوَالِدَيَّ وَأَوْلَادِي وَالأَهْلِ وَمَا تَحُوطُهُ شَفَقَةُ قَلْبِي وَجَمِيعِ الْمُسْلِمِينَ وَصَلَّى اللهُ تَعَالَى عَلَى سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ وَعَلَى آلِهِ وَصَحْبِهِ وَسَلَّمَ

Arab Latin: Wa shallallāhu Ta’ālā ‘alā Sayyidinā Muḥammadin wa ‘alā ālihi wa shaḥbihi ajma’īn. A’ūdzu billāhi min syarri hādzaz-zamāni wa ahlihi, wa a’ūdzu bijalālika wa jalāli wajhika, wa kamāli jalāli qudratika an tujīranī wa wālidayya wa aulādī wa ahlī wa aḥibbā’ī, wa mā tuḥīṭuhu syafaqatu qalbī min syarri hādzihis-sanati, wa qinī syarra mā qadhaita fīhā, washrif ‘annī syarra syahri Shafar, yā Karīman-nadhari, wakhtim lī fī hādzasy-syahri wad-dahri bis-salāmati wal-‘āfiyati was-sa’ādati lī wa liwālidayya wa aulādī wal-ahli wa mā taḥūṭuhu syafaqatu qalbī wa jamī’il-muslimīn. Wa shallallāhu Ta’ālā ‘alā Sayyidinā Muḥammadin wa ‘alā ālihi wa shaḥbihi wa sallam.

Artinya: “Semoga Allah Ta’ala melimpahkan rahmat kepada junjungan kami Nabi Muhammad, beserta seluruh keluarga dan para sahabat beliau. Aku berlindung kepada Allah dari keburukan zaman ini dan orang-orang yang hidup di dalamnya. Aku juga berlindung dengan keagungan-Mu, keagungan wajah-Mu, dan kesempurnaan keagungan kekuasaan-Mu, agar Engkau melindungi diriku, kedua orang tuaku, anak-anakku, keluargaku, orang-orang yang kucintai, serta siapa pun yang tercakup dalam kasih sayang hatiku dari keburukan tahun ini. Lindungilah aku dari keburukan segala sesuatu yang telah Engkau tetapkan di dalamnya, dan jauhkanlah dariku keburukan bulan Safar, wahai Dzat Yang Mahamulia perhatian-Nya. Akhirilah bulan ini dan perjalanan usiaku dengan keselamatan, kesehatan, dan kebahagiaan bagi diriku, kedua orang tuaku, anak-anakku, keluargaku, orang-orang yang tercakup dalam kasih sayang hatiku, serta seluruh kaum Muslimin. Semoga Allah Ta’ala melimpahkan rahmat dan keselamatan kepada junjungan kami Nabi Muhammad, beserta keluarga dan para sahabatnya.”

Doa Rabu Wekasan #2

Selain doa di atas, terdapat pula Doa Rabu Wekasan yang dapat diamalkan umat Islam sebagaimana dinukil dari kitab Mujarobat ad-Dairabi al-Kabir oleh Syekh Ahmad bin Umar ad-Dairabi. Amalan Doa Rabu Wekasan ini dibaca agar Allah mencukupi segala urusan:

Pages: 1 2 3
Berita Terkait