

inNalar.com – Mendengar istilah pemadam kebakaran pasti yang terlintas adalah pasukan orang-orang pemberani yang siap membantu masyarakat apapun kondisinya.
Pemadam kebakaran atau biasa dikenal sebagai damkar ini memang wajib dimiliki oleh seluruh wilayah di Indonesia.
Ternyata terdapat kota dengan julukan 1000 pemadam di Indonesia, yang berada di Kalimantan Selatan yakni Kota Banjarmasin.
Lalu bagaimana bisa Banjarmasin mendapat gelar tersebut? Berikut ini adalah penjelasannya yang dilansir pada dpkp.banjarmasinkota.go.id
Banjarmasin memecahkan rekor menjadi Kota 1000 Sungai mungkin sudah terdengar familiar, namun lain halnya dengan Kota 1000 Pemadam Kebakaran.
Padahal Banjarmasin sudah menerima Rekor MURI sebanyak dua kali dari tahun 2004 dan 2015 perihal damkar.
Awalnya pada tahun 2004, Banjarmasin meraih rekor sebagai “Barisan Mobil Pemadam Kebakaran Terpanjang Se-Indonesia dan Asia Tenggara”.
Penghargaan itu didapatkan karena adanya mobil damkar yang berderet di Tepi Siring, Sungai Martapura dengan jarak 2 kilometer.
Jumlah tersebut belum termasuk kendaraan lain seperti kapal damkar, kendaraan modifikasi milik damkar yang beroda dua dan tiga.
Baca Juga: Girls, Pilih Nikah Muda atau Karir? Tips Ini Bisa Jadi Membuat Masa Depanmu Cerah
Pada tahun 2015 barulah rekor se-Asia tersebut hadir, yakni “Barisan Pemadam Kebakaran Swadaya Masyarakat Terbanyak” .
Perlu dicatat karena kebakaran tersebut merupakan bencana sehingga tidak ada penghargaan tersendiri perihal itu.
Musibah kebakaran memang sering terjadi di Banjarmasin yang bahkan hingga ratusan kali dalam satu tahunnya dan dari berbagai penyebab.
Salah satu penyebab utama terjadinya kebakaran ialah kebanyakan akibat hubungan arus pendek listrik sehingga terjad ledakan dan kebakaran.
Faktor lainnya juga adalah adanya human erro atau keslaahan dari masyarakat itu sendiri yang menyebabkan terjadinya bencana ini.
Sebagian penduduk Kalimantan Selatan juga masih menggunakan kayu pada rumahnya sehingga mudah terbakar oleh api dan hangus.
Pemadam Kebakaran akan tetap siap menanggulangi bencana dan membantu para masyarakat kapanpun dan dimanapun. *** (Jessica Barans Widyasari)