

inNalar.com – Indonesia dengan banyak suku dan budaya tentu akan memiliki perayaan festivalnya masing-masing. Begitu pula yang terjadi di provinsi Lampung.
Pasalnya, tiap tahun di Lampung akan memiliki suatu perayaan, yang dinamakan sebagai festival Krakatau.
Uniknya, pada perayaan yang dilakukan awal bulan kemarin, festival Krakatau di Lampung ini akan juga dirayakan dengan menggunakan topeng.
Bahkan dikatakan jika festival Krakatau di Lampung ini akan memecahkan rekor muri dengan 3000 topeng yang digunakan selama perayaan.
Meskipun begitu, tentu ini bukan dengan maksud menyembah gunung Krakatau.
Akan tetapi festival Krakatau tersebut guna mengingat letusan gunung Krakatau yang pernah terjadi, tepatnya pada tanggal 27 Agustus 1883.
Baca Juga: Warung Unik di Semarang Suguhkan Masakan Mewah Rasa Bintang Lima tapi Harga Kaki Lima
Karena itu festival Krakatau ini biasanya akan dirayakan diantara tanggal-tanggal tersebut.
Sedangkan pada perayaan yang telah dilakukan pada tahun 2023 di bulan Juli kemarin, Lampung mengadakan festival Krakatau parade Tuping bertemakan mask land.
Adapun mask land yang dimaksud adalah orang-orang yang mengikuti festival Krakatau ini akan menggunakan topeng,
Baca Juga: Miliki Marga Eropa, Penduduk di Kota Ini Menjadi Penghasil Wanita Cantik Terbanyak di Indonesia?
Is Haryanto, selaku Ketua Backstagers Lampung mengatakan jika parade tuping ini merupakan festival terbesar.
Bahkan ia juga menjelaskan parade Tuping sebenarnya sudah ada semenjak 3 Masehi, yaitu kala dimana kerajaan Lampung dahulu eksis.
Bagi orang-orang yang ingin mengikutinya kemarin, maka cukup menggunakan topeng Lampung, dan diperbolehkan untuk dibuat kreasi seperti yang diinginkan.
Tidak hanya itu, Bobby Irawan, sebagai Kepala Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Provinsi Lampung juga memaparkan bagi para penonton begitu pula orang yang kirab, semuanya diharapkan menggunakan tuping, mengenakan tutup kepala.
Selama perayaan acara yang dilakukan pada 7 sampai 8 Juli kemarin, festival Krakatau bertemakan mask land ini diketahui memiliki 5 agenda.
Dengan di tanggal 7 Juli adalah dengan dilibatkannya para pelaku UMKM serta Lampung Culinary Community (LCC).
Dilanjutkan di hari selanjutnya tanggal 8 Juli adalah memecahkan rekor MURI dengan makan Engkak Ketan, yang diikuti lomba mewarnai topeng Lampung.
Dimulai kembali pada pukul 13.30 sampai 17.35, yang merupakan agenda utama yaitu Mask Land.
Malam harinya, dimulai pada pukul 19.00 yang merupakan Sparkling Night festival Krakatau 2023 akan diisi oleh Dide Hijau Daun, serta grup Kangen Band.
Dapatkan promo spesial sebelum Anda pergi