Pembangunan SPAM Regional Benteng Kobema dengan Biaya Rp1,122 triliun akan Dibangun Mulai Tahun Ini

inNalar.com – Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) telah menyelesaikan Pembangunan Bendungan Kobema di Kabupaten Bengkulu pada tahun 2015 sampai 2016 lalu.

Hal ini diungkapkan oleh Endra S. Atmawidjaja Staf Ahli Menteri PUPR Bidang Teknologi, Industri dan Lingkungan sekaligus Juru Bicara Kementerian PUPR saat meninjau lokasi Bendung Kobema.

Bendungan tersebut terletak di hulu Sungai Musi dan akan dimanfaatkan sebagai Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM) regional Benteng Kobema yaitu Bengkulu Tengah – Kota Bengkulu – Seluma.

Baca Juga: Siap Hubungkan Tepi Barat Sumatera, Jalan Tol Bengkulu – Lampung Bakal Direalisasikan di 2025 Lewat Jalur Ini

Direncakanan akan mulai dibangun pada tahun 2023 sampai 2024 dengan skema pendanaan APBN.

Diketahui Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM) regional Benteng – Kobema ini akan memakan biaya APBN dan APBD sebesar Rp 1,122 triliun.

Endra S. Atmawidjaja mengungkapkan bahwa di bendungan Kobema akan dibangun sistem penyediaan air minum (SPAM) dengan kapasitas 400 liter/detik.

Nantinya akan terdapat di Kabupaten Bengkulu Tengah, Kota Bengkulu sampai Kabupaten Seluma.

Baca Juga: Anggaran Rp 190 Miliar, Pembangunan Infrastruktur di Bengkulu akan Beroperasi Tahun 2024, Apakah Itu?

Tak hanya itu dirinya juga mengatakan akan dibangun instalasi pengolahan air (IPA) dan pipa jaringan distribusi utama dengan panjang kurang lebih 27 km sampai ke kota Bengkulu.

Diketahui Pembangunan tahap I sudah direncanakan oleh Balai Prasarana Permukiman Wilayah (BPPW) Bengkulu Kementerian PUPR dengan anggaran sebesar Rp 400 miliar untuk 38 ribu sambungan rumah.

Bendungan kobema merupakan proyek strategis yang sangat berdampak baik bagi perkembangan Bengkulu di masa depan.

Baca Juga: Dana Investasinya Rp2,58 Triliun, SPAM di Jawa Timur Ini Mampu Pasok Air Bersih untuk 1,7 Juta Jiwa

Dikutip dari situs resmi Kementerian PUPR, Maman Noprayamin, selaku Kepala Kepala Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Sumatera VIII Palembang menjelaskan bahwa Bendungan Kobema ini berada di hulu Sungai maka pembangunannya masih menjadi tugas BBWS Sumatra VIIII Palembang.

Pembangunan Bendung dan Pipa transmisi dengan panjang 22 km ini telah dikerjakan sejak tahun 2015 sampai 2020 dan menemui permasalahan sedimentasi pada bagian hulu.

Melalui hal tersebut diperlukan pengecekan yang lebih dalam agar ada penyediaan air dan diperlukan juga program reboisasi guna menjaga daerah disekitar sungai.

Pembangunan SPAM Kobema ini diketahui melibatkan pemerintahan daerah dan MoU yang telah ditandatangani pada tahun 2017 antara pemerintah pusat dan provinsi.

Melalui hal tersebut, provinsi akan membantu dalam pembangunan jaringan distribusi utama dari Sebako sampai Seluma dan selanjutnya akan dilakukan pada masing masing kabupaten/kota.***

 

Rekomendasi