Peras Anggaran hingga Rp36 Miliar, Proyek Jembatan di Lombok Utara Ini Mangkrak, Kok Bisa?

inNalar.com – Lombok Utara adalah salah satu daerah di Provinsi NTB dimana pembangunan infrastrukturnya cukup baik.

Namun, tak semua pembangunan di sana rampung dalam waktu yang semestinya.

Adapun salah satu proyek Jembatan di Lombok Utara yang pembangunannya sempat mangkrak.

Baca Juga: Curhatan Pilu Anthony Ginting seusai Gagal Lolos ke Semifinal BWF World Tour Finals 2023, Tumbang dari Viktor Axelsen

Proyek tersebut dikenal oleh masyarakat sekitar dengan nama Jembatan Tampes.

Jembatan ini mulai dibangun pada April 2019 dan ditargetkan rampung 198 hari kemudian.

Lokasi pembangunannya berada di Desa Selengen, Kabupaten Lombok Utara, NTB.

Mangkraknya jembatan tersebut dikarenakan pemegang tender yang mengerjakan jembatan tersebut tidak menyelesaikan pembangunan sesuai dengan kontrak.

Baca Juga: Dibela-Belain Ambil Kredit Rp3,5 T dari 3 Bank, Rupanya Anak Usaha Prajogo Pangestu Kepincut 3 Emiten Batu Bara di Kalimantan Tengah, Siapa Saja?

Progres pembangunannya hanya sekitar 14 persen dan hanya mampu membangun jembatan sepenjang 50 meter.

Akhirnya, pemerintah setempat memutus kontrak pada November 2019 lalu.

Diketahui bahwa pemenang tender yang seharusnya menyelesaikan Jembatan Tampes ini bermasalah para peralatan.

Baca Juga: Wow! Raksasa Emas Indonesia Ini Sumbang Rp2,82 Triliun ke Negara, Laba Tahunannya Tercatat Naik 105 Persen?

Jadi, terdapat alat yang seharusnya sudah tersedia, tetapi nyatanya belum ada.

Selain itu, terdapat hambatan yang berkaitan dengan pekerja yang membuat proyek ini tak selesai.

Tak heran bila biaya yang dibutuhkan untuk membangun jembatan ini tidaklah main-main.

Baca Juga: Kuras Investasi Rp3,4 Triliun, Smelter Feronikel di Haltim Maluku Utara Ini Punya Kapasitas Produksi 13.500 TNi, Sekarang Ada di Tahap…

Pemerintah menggelontorkan dana hingga Rp36 miliar untuk merealisasikan pembangunan infrastruktur ini.

Maka dari itu, sebagai gantinya pemerintah membangun jembatan darurat untuk menghubungkan jalan nasional Tanjung – Bayan Lombok Utara yang akan tuntas seminggu lagi.***

Rekomendasi