inNalar.com – Pernah kah kalian mencium bau tak sedap yang berasal dari tubuh? Biasanya disebut dengan bau badan. Hal ini umum terjadi pada seseorang yang memproduksi keringat lebih banyak dari biasanya.
Bau badan juga dapat terjadi ketika ada bakteri yang bercampur dengan keringat. Pastinya hal ini buat kita jadi gak nyaman bahkan dapat mengganggu orang lain yang ada di sekitar kita.
Lalu, kebiasaan apa saja yang memicu bau badan? Berikut beberapa penjelasan dan tips mengatasi yang sudah inNalar rangkum untuk kalian yang sedang mengalami bau badan.
Inilah 6 Alasan Pemicu Bau Badan
1. Jarang Mencukur Bulu Ketiak
Umumnya mencukur bulu ketiak adalah dua kali dalam seminggu.
Namun yang perlu di perhatikan adalah beri jeda waktu dari hari ketika kamu mencukur bulu ketiakmu.
Menunggu sekitar satu minggu sudah cukup untuk membantu kulit ketiakmu tetap sehat dan tidak iritasi.
Untuk mencegah iritasi itu sendiri, kalian perlu menjaga kelembaban kulit ketiak selama mencukur pada bagian tersebut.
2. Suka Mengkonsumsi Gorengan, Makanan Pedas, dan Banyak Bawang Putih
Salah satu pemicu bau badan juga ada pada makanan yang kita konsumsi sehari-hari. Seperti sering memakan gorengan, makanan pedas, atau makanan yang terdapat banyak bawang putih di dalamnya.
Selain itu, minuman yang mengandung kafein juga bisa memicu bau badan terjadi. Hal ini dikarenakan kafein dapat merangsang tubuh untuk mengeluarkan keringat lebih banyak.
3. Berat Badan yang Berlebihan
Orang yang memiliki badan berlebihan atau obesitas, cenderung memiliki bau badan. Hal ini terjadi karena orang gemuk memiliki banyak pori-pori yang berasal dari lipatan tubuh mereka.
Area lipatan tersebut biasanya hangat, beruap, dan gelap, sehingga bakteri penyebab bau badan bisa berkembang dengan pesat di sana.
4. Menggunakan Pakaian Ketat yang Tidak Menyerap Keringat
Menggunakan pakaian ketat terlebih tidak menyerap keringat membuat pakaian kita yang kita gunakan menjadi lembab.
Hal ini memicu bau tak sedap seperti apek atau bau badan yang seringkali muncul ketika keringat memproduksi lebih banyak.
5. Stress, Salah Satu Faktor Bau Badan
Stress dapat memicu kelenjar apokrin memproduksi lebih banyak keringat. Kelenjar apokrin jadi lebih aktif ketika kalian sedang mengalami stress.
6. Jarang Mandi
Pada dasarnya keringat tidak menimbulkan bau atau aroma. Keringat menjadi bau ketika bakteri berkontaminasi dengan keringat. Hal ini yang menyebabkan keringat menjadi bau tak sedap.
Terlebih jika kalian jarang mandi, akibatnya bakteri semakin menumpuk dan keringat menjadi semakin bau.
Setelah membaca beberapa pemicu bau badan, berikut beberapa tips agar tubuh kalian tidak mengalami bau badan.
Jaga kebersihan badan, utamakan mandi dua kali sehari dengan menggosok seluruh area atau lipatan tubuh. Gunakan sabun antibakteri agar tubuh kalian terhindar dari bau badan.
Setelah mandi, jangan lupa keringkan tubuh agar tidak lembab yang akan memicu bau badan.
Mengganti pakaian jika dirasa sudah lembab juga menjadi cara untuk menghilangkan bau di badan.
Yang terakhir jangan lupa ubah pola hidup kalian dimulai dari pola makan. Konsumsi makanan sehat yang mengandung tinggi serat seperti sayuran bayam, wortel dan selada air.
Gunakan deodoran juga ketika melakukan aktivitas sehari-hari. ***