

inNalar.com – Baru-baru ini media sosial dihebohkan akan video terbakarnya bukit teletubbies di Gunung Bromo, Jawa Timur.
Kebakaran bukit teletubbies yang ada di Gunung Bromo, Jawa Timur tersebut diketahui terjadi karena flare yang menyala.
Flare dinyalakan oleh beberapa orang yang tampak melakukan pemotretan foto prewedding di Gunung Bromo, Jawa Timur.
Akibat flare yang dinyalakan tersebut, bukit teletubbies di Gunung Bromo, Jawa Timur mengalami kebakaran yang sangat besar.
Diketahui bahwa api yang melahap lahan sabana di bukit teletubbies, Gunung Bromo, Jawa Timur terus menyala selama beberapa hari.
Hal tersebut berdampak pada penutupan jalur pendakian ataupun pariwisata menuju kawasan Gunung Bromo di Jawa Timur.
Setelah api yang melahap sabana di Gunung Bromo sedikit lebih padam, kini terjadi insiden yang menghebohkan kembali.
Beredar video yang menampakkan munculnya angin puting beliung atau bahkan tornado api di kawasan yang terbakar.
Tornado yang berputar di kawasan sabana bukit teletubbies Gunung Bromo, Jawa Timur tampak menjalarkan api.
Tornado api diketahui terjadi di kawasan sabana bukit teletubbies dimana apinya masih banyak yang menyala.
Akan sangat berbahaya apabila tornado api melaju lebih jauh dan luas di kawasan Gunung Bromo dengan membawa jalaran api.
Peristiwa naas yang melahap sabana di bukit teletubbies Gunung Bromo, Jawa Timur ini disebabkan oleh tindakan yang kurang sesuai.
Diketahui bahwa menyalakan flare merupakan tindakan yang berbahaya apabila tidak dilakukan pada lingkungan yang tepat.
Seperti di kawasan bukit teletubbies Gunung Bromo contohnya, dengan banyaknya angin hingga kondisi sabana, kebakaran akhirnya terjadi.
Kini kebakaran di savana bukit teletubbies Gunung Bromo, Jawa Timur masih berusaha dipadamkan agar tidak menyebar lebih luas.***