Tak Mau Disebut Sekolah Elit di Inggris, Rupanya Eton College Sukses Jadi Almetnya Para Bangsawan Dunia

inNalar.com – Sekolah asrama khusus anak laki-laki ini disebut bukan tempat belajarnya kaum elit di Inggris.

Kendati disebut bukan sekolah elit, rupanya sekolah Eton College di Inggris ini mampu hasilkan output siswa berkualitas.

Pencapaian lulusan sekolah swasta terbesar di Inggris ini dapat terlihat dari hasil prestasi akademiknya.

Baca Juga: Masuk Paket Proyek Rp23,7 Triliun, Progres Penataan Ruang Terbuka Paling Estetik di IKN Sudah Beres, tapi…

Terbukti sebanyak 93,7 persen murid yang mengikuti ujian GCSE berhasil menembus skor tertinggi di rentang nilai 7-9.

Sementara 80,1 persen siswa yang mengikuti ujian A Level berhasil meraih skor A* atau A.

Sebagai gambaran, penilaian GCSE terdiri dari beberapa pengelompokkan standar nilai.

Baca Juga: Crazy Rich Afrika Selatan Rela Bayar Rp302 Juta, Rupanya Sekolah Internasional Ini Punya Pendekatan Unik

Rate tertinggi skornya berada di rentang 7 – 9, sedangkan standar rata-rata berkisar pada nilai 4 – 6.

Di samping model penilaian GCSE, nilai berupa huruf biasanya antara A – E dengan rincian nilai A* setara skor 90-100 dan A setara 80-89.

Sistem penilaian tersebut diulas secara mendalam melalui laman Cambridge Internastional.

Baca Juga: Konservasionis Ini Paling Berpengaruh di Dunia, Sukses Bangun Ekosistem Satwa Nyaris Punah di Kalimantan Timur

Menariknya, sekolah non-elit Inggris ini tidak hanya membuat siswa berfokus pada ruang akademiknya.

Namun rumah belajar khusus laki-laki ini memfasilitasi sekolahnya dengan fasilitas olahraga paling berkelas.

Sistem sekolahnya asrama dan murid yang belajar di Eton College terdata sebanyak 1.345 siswa.

Baca Juga: Kawasan IKN ini Didesain Pakar Smart City China, Rupa Megahnya Bakal Plek Ketiplek dengan Shenzhen?

Rentang usia siswanya mulai dari 13 sampai dengan 18 tahun. Artinya, jenjang pembelajaran mulai dari secondary grade 7-12.

Meski institusi pendidikan tersebut tidak mem-branding dirinya sebagai sekolah elit tetapi rekam jejak alumninya sangat mencengangkan.

Pasalnya, Eton College merupakan rumah almamater bagi sejumlah keluarga kerajaan di Britania Raya, tokoh terkenal, hingga 19 perdana menteri, serta bangsawan dunia. Penasaran siapa saja
Baca Juga: Kota Hutan IKN Dekat dengan Habitat Orangutan Kalimantan, Benarkah Pemerintah RI Tak Langgar Alam?

Tidak mengagetkan jika sekolah non-elit di Britania Raya ini dahulu dijuluki sebagai tempat belajarnya para negarawan Inggris.

Tahukah bahwa Putra Mahkota Ethiopia Zera Yacob Amha Selassie dan mantan Raja Nepal Dipendra pernah belajar di sekolah ini.

Dari kalangan akademisi seperti fisikawan Inggris John William Strutt dan ahli Biologi John Bertrand Gurdon juga merupakan alumni sekolah ini.

Pangeran Harry hingga Pangeran William pun terekam menempuh studi di Pergurun Tinggi Eton College.

Sekadar informasi, Pangeran William sempat mengenyam pendidikan di sekolah ini pada 1995-2000.

Perlu diketahui pula David William Donald Cameron, sang Perdana Menteri ke-54 juga lulusan Perguruan Tinggi dari almet Eton College.

Meski tidak ingin disebut sekolah elit, jejak kualitas lulusannya sangat tercermin dari pencapaian akademik hingga sosok lulusannya.

Sekolah asrama laki-laki yang terletak di dekat Windsor ini menjadi tempat belajar swasta terbesar di Inggris.

“Eton College didirikan oleh Henry VI pada tahun 1440 dengan nama Kynge’s College pf Our Ladye of Eton Besyde Windesore”.***

Rekomendasi