

inNalar.com – Banyak kasus kejahatan yang terjadi karena tidak bisa mengendalikan emosi.
Banyak pula kasus perceraian yang terjadi, salah satunya, karena tidak bisa mengendalikan emosi.
Lisan yang asal menanggapi, membuat banyak orang menjadi buronan polisi, tentunya karena emosi yang tak terkendali.
Emosi itu normal. Susah, senang, marah, itu hal wajar. Yang tidak normal itu kalau tidak wajar, alias berlebihan.
Sebenarnya kebanyakan orang pasti tau. Tapi, kalau sampai terlanjur dikuasai emosi, mereka jadi lupa diri.
Dilansir dari salah satu video YouTube yang diunggah oleh akun Satu Persen – Indonesian Life School, berikut adalah cara mengendalikan emosi:
1. Menenangkan Diri
Saat terpancing amarah, jangan sampai tubuh kita dikuasai. Kita harus bisa menenangkan diri.
Jika tidak, tanpa sadar kita dapat melakukan perbuatan buruk yang akan disesali di kemudian hari.
Nah, kita bisa menenangkan diri dengan cara diam terlebih dahulu agar emosi reda, atau menghela nafas panjang.
Baca Juga: Hidup Nyaris Tanpa Prahara! Inilah Fakta Unik Dibalik Hewan Kapibara, Sampai Dijuluki MASBRO
2. Mempraktikkan Meditasi Mindfulness
Cara mengendalikan emosi yang selanjutnya adalah menerapkan meditasi Mindfulness.
Mindfulness adalah suatu kondisi dimana kita menerima dan merasakan emosi yang kita alami.
Dengan mindfulness, seseorang akan mudah mengungkapkan amarahnya dengan kata-kata yang dapat dipahami.
Mindfulness sangat disarankan. Selain karena ungkapan emosi yang memahamkan, rasa marah tidak akan terpendam.
Sederhananya, mengendalikan emosi dengan mindfulness adalah mengakui kemarahan yang kita rasakan.
3. Mengevaluasi Emosi
Setelah menerapkan meditasi Mindfulness, langkah terakhir adalah mengevaluasi emosi.
Caranya adalah dengan memikirkan hal yang perlu kita lakukan agar kemarahan dapat teratasi di waktu yang akan datang.
Demikian penjelasan mengenai cara mengendalikan emosi. Semoga bermanfaat. ***