

inNalar.com – Bupati Majalengka, Karna Sobahi, baru saja meresmikan Rumah Sakit baru pada hari Sabtu lalu.
Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Talaga di Majalengka, Jawa Barat, yang baru diresmikan ini telah dibangun sejak tahun 2019.
Pembangunannya sempat berhenti dan mangkrak saat pandemi, namun akhirnya dapat selesai pada tahun ini.
Pembangunan RSUD Talaga menghabiskan total dana Rp200 miliar. Gedungnya terdiri dari 4 lantai dan memiliki area parkir yang luas.
Pada tahun 2019 terealisasi anggaran sebanyak Rp96 miliar dan pada tahun 2020 sebanyak Rp75 miliar.
Selanjutnya dibantu Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kabupaten Majalengka sebanyak Rp50 miliar.
Baca Juga: Heboh! McDonald’s Suplai 4.000 Makanan ke Tentara Israel, Lebanon Hingga Mesir Lakukan Aksi Boikot
Jadi total anggaran yang dihabiskan Rp221 miliar hingga selesai dibangun dan dapat dioperasikan tahun ini.
Luas lahannya sekitar 40 ribu meter persegi dengan luas bangunan 26 ribu meter persegi. Seluas 14 ribu meter persegi dijadikan sebagai area hijau dan pengembangan.
RSUD ini dibangun setelah mendapat keluhan dari masyarakat sekitar terkait belum adanya rumah sakit di wilayah selatan.
Meskipun sempat terkendala pandemi Covid-19 dan mangkrak hingga bangunannya terlihat seram, kini rumah sakit tersebut telah beroperasi.
RSUD Talaga adalah rumah sakit tipe C dengan beberapa sumber tenaga kesehatan seperti direktur rumah sakit, dokter, dan perawat.
Saat ini fasilitas dan sarananya masih belum lengkap, serta belum terhubung dengan BPJS Kesehatan.
Namun, pemerintah Kabupaten Majalengka berupaya agar RSUD Talaga dapat melakukan pelayanan gratis selama 6 bulan.
Adanya rumah sakit ini diharapkan dapat memenuhi kebutuhan masyarakat sekitar terhadap fasilitas kesehatan.
Masyarakat yang sebelumnya harus pergi ke daerah Kuningan atau Sumedang untuk berobat ke rumah sakit sekarang sudah dapat memanfaatkan RSUD Talaga.***