

inNalar.com – Nama Park Solomon semakin melejit setelah memainkan peran Lee Su-hyeok dalam drama bertema zombie berjudul All of Us Are Dead.
Dalam drama thriller horor ini dikisahkan adanya serangan virus zombie ke sebuah sekolah SMA dan para siswa berusaha menyelamatkan diri. Dalam misi penyelamatan ini muncullah sebuah persahabatan yang juga dibumbui asmara ala remaja.
Park Solomon akrab dipanggil dengan nama panggung Lomon. Lomon bersama rekan-rekannya, Cho Yi-hyun, Park Ji-hoo, Yoon Chan-young dan beberapa pemain lain berhasil menarik perhatian para penonton melalui drama All of Us Are Dead.
Baca Juga: [Cerpen] The Same Person
Pasca penayagan All of Us Are Dead di Netflix, para pemain diundang untuk melakukan beberapa wawancara. Wawancara tersebut semakin menarik perhatian sampai membuat para penonton baper karena sikap malu-malu Lomon.
Dalam sebuah wawancara bersama Netflix Korea, Cho Yi-hyun yang berperan sebagai Choi Nam-ra menceritakan salah satu momen di balik layar yang membuat para penonton baper. Dalam kesempatan itu Cho Yi-hyun mengungkapkan permintaan maaf pada Lomon sambil senyum dan tertawa.
Semua itu dimulai ketika Lomon diberi pertanyaan terkait adegan ciumannya dengan Cho Yi-hyun, “Berapa kali kita take adegan ini?” tanya pembawa acara.
Malu-malu Lomon menjawab, “17 kali.” Katanya sambil terus tersenyum.
Baca Juga: Arti Bunga Mawar di Perayaan Valentine Day, Setiap Warna Punya Maksud yang Berbeda
Cho Yi-hyun lalu angkat bicara, “ Butuh waktu yang cukup lama. Karena aku… Aku benar-benar meminta maaf kepada Lomon karena aku menutup mata dan Aku tidak bisa menemukan dimana bibir Lomon berada.” Katanya malu-malu.
Ia juga mengulang percakapannya dengan Lomon saat take adegan itu. “Lomon aku minta maaf, tapi bisakah kita mencoba sekali lagi?” Tanyanya pada Lomon.
Lalu Lomon menjawab dengan sumringah, “Tentu!” ungkapnya, lalu semua orang tertawa.
Menanggapi cerita itu, Lomon lalu mengungkapkan perasaannya selama syuting. Ia merasa sangat gugup dan tidak tahu apa yang harus dilakukan.
Setelah melakukan adegan ciuman dengan Co Yi-hyun ia menyadari satu hal bahwa adegan seperti itu adalah alasan mengapa para aktor ingin membintangi film romantic. Lagi-lagi semua tertawa mendengar penuturan Lomon.
Wajahnya yang malu-malu namun tanpa merasa bersalah mengungkapkan kejujuran di balik layar membuat semua orang semakin memusatkan perhatian padanya.
Drama horor berbalut asmara ini sukses menarik perhatian penonton. Dengan paras tampan dan aktingnya yang baik, maka Lomon berhasil mencuri atensi publik.
Lomon dengan jujur berkata, “Itu adalah adegan favoritku.” Ungkapnya merujuk pada adegan ciumannya dengan Cho Yi-hyun. Riuh tawa kembali terdengar setelah penuturan Lomon.***