

inNalar.com – Aceh merupakan salah satu daerah paling ujung di Sumatera.
Di Provinsi Aceh terdapat sejumlah pulau kecil yang mengelilinginya dan salah satunya adalah pulau Rubiah.
Secara administratif, pulau Rubiah berlokasi di Kota Sabang, Aceh.
Baca Juga: Berusia Lebih dari 600 Tahun, Klenteng di Semarang Ini Tercampur Unsur Budaya Islam dan Tionghoa
Luas pulau ini sendiri sekitar 2.600 hektar yang dikenal dengan keindahan alamnya.
Selain itu, di wilayah pulau ini dikenal dengan keindahan pemandangan alam kerajaan bawah lautnya.
Dilansir inNalar.com dari jadesta.kemenparekraf.go.id, pulau Rubiah dapat dikatakan sebagai tempat surganya taman laut bagi para wisatawan yang hobi menyelam.
Nama pulau Rubiah ini diambil dari nama seseorang bernama Cut Nyak Rubiah.
Makam Cut Nyak Rubiah juga bisa ditemukan di pulau tersebut.
Sebelumnya, pulau Rubiah menjadi tempat karantina haji pertama di Indonesia.
Di pulau ini terdapat gedung yang dulunya menjadi tempat karantina yang jaraknya sekitar 150 meter dari dermaga.
Gedung tersebut menjadi pusat karantina untuk jamaah yang berasal dari Aceh, Sumatera, dan sekitarnya.
Dulunya, gedung karantina itu dibangun pada tahun 1920-an oleh pemerintah Belanda.
Bangunan yang difungsikan untuk karantina itu menjadi bangunan termewah saat itu.
Namun, kini gedung tersebut tidak difungsikan kembali dan telah dipenuhi ilalang.
Meskipun demikian, pulau ini kini menjadi salah satu destinasi wisata di Sabang.***
Dapatkan promo spesial sebelum Anda pergi