Kuras Dana Rp1,6 Triliun, Pembangunan Tol di Sumatera Utara Ini Sempat Molor, Tersandung Masalah Lahan?

inNalar.com – Sumatera Utara merupakan salah satu provinsi dengan tingkat kepadatan penduduk yang tinggi.

Dengan tingkat kepadatan penduduk yang tinggi, maka mobilitas masyarakat di Sumatera Utara juga tingggi khususnya warga medan yang menjadi pusat pemerintahan provinsi.

Maka dari itu, terdapat sejumlah jalan tol yang menjadi solusi untuk efektivitas perjalanan antar daerah.

Baca Juga: Berkat Tol Sepanjang 24 Km di Jawa Tengah, Jarak Tempuh dari Semarang ke Demak Cuma 20 Menit Saja, Tapi Tantangannya…

Salah satu jalan Tol ini menghubungkan antara Medan dan Binjai yang dikenal dengan Tol Medan Binjai.

Jalan tol Medan-Binjai akan membagi beban kendaraan dengan Jalan Medan-Binjai yang merupakan salah satu ruas terpadat dalam Jalan Raya Lintas Sumatra yang menghubungkan Medan dan Banda Aceh.

Jalan tol ini akan menyambung dengan Jalan tol Belmera yang telah ada sebelumnya di sekitar pintu tol Tanjung Mulia, lalu menyusuri kawasan Medan Helvetia, Sei Semayang dan sampai ke jalan lingkar luar kota Binjai hingga titik akhir.

Baca Juga: Berkat Seniman Arsitek, Jembatan Sungai di Jalan Tol Balikpapan-Samarinda Ini Jadi Wajah Baru Integrasi Sains dan Seni

Pembangunan Tol Medan Binjai ini mulai dibangun pada tahun 2014.

Pembangunan proyek Tol Medan-Binjai terbagi dalam tiga seksi.

Dilansir inNalar.com dari KPPIP, melihat kondisi di lapangan, kemungkinan baru ruas tol di seksi 2 dan seksi 3 yang bisa beroperasi akhir tahun 2017.

Baca Juga: Bukan Panoramanya, Warga Desa di Jawa Timur Ini Makin Rajin Healing Usai Jalan Tol Pandaan-Malang Beroperasi Justru Karena…

Rencananya pembangunan tol senilai Rp1,6 triliun ini akan berlangsung selama 3 tahun saja.

Pada tahun 2017, tol Medan Binjai diresmikan langsung oleh Presiden Joko Widodo.

Meski begitu, jalan tol ini belum bisa sepenuhnya dioperasikan saat diresmikan.

Hal tersebut dikarenakan pembangunan proyek ini sempat terkendala oleh pembebasan lahan.

Baca Juga: Proyek Jalan Tol Rp5,97 Triliun di Jawa Timur Ini Sukses Bikin Warga Desa Pelosok Malang Ini Makin Bercuan, tapi…

Sandungan pembebasan lahan Tol Medan-Binjai antara lain adanya tiga bidang tanah yang masih sengketa dan tanah yang belum bebas lantaran masih menunggu kecocokkan ganti rugi.

Bahkan pada seksi I tol ini belum dapat dilakukan penyelesaian pada tahun 2019.

Seksi I ruas tol yang terbentang hingga 6 kilometer itu yakni Tanjung Mulia-Helvetia memang terganjal sengketa lahan.

Namun, pada akhirnya masalah pembebasan lahan ini dapat diatasi dan jalan tol Medan Binjai bisa beroperasi secara keseluruhan pada Maret 2021.***

 

 

Rekomendasi
REKOMENDASI UNTUK ANDA [Tutup]