

inNalar.com – Murid kelas 3 SD yang sedang belajar Bahasa Indonesia Kurikulum Merdeka bisa banget melihat kunci jawaban ini.
Pada artikel ini, kita akan membahas bersama kunci jawaban salah satu pembahasan yang ada di Buku Bahasa Indonesia Bab 3 ‘Pengobar Semangat’.
Bagian yang akan kita bahas kunci jawaban yang ada di halaman 73. Pada salah satu sudut kolomnya, kita akan diberikan sebuah bacaan.
Kolom tersebut berisi teks yang meminta kita untuk membacanya dengan cermat.
Selain membaca dengan saksama, kita juga diminta untuk memperhatikan tanda baca yang digunakan.
Termasuk pula di dalamnya penggunaan tanda kutip atau tanda petik, serta kalimat langsung.
Nah, untuk menyelesaikan tugasnya. Pahami dulu ya langkah-langkah yang perlu kita lakukan untuk mengerjakan tugas Bahasa Indonesia kelas 3 SD halaman 73!
Langkah pertama, bacalah teks dengan cermat, perhatikan tanda bacanya ya!
Langkah kedua, perhatikan dengan saksama apakah penggunaan tanda titik, tanda seru, tanda tanya, dan tanda kutip di dalam teks sudah benar?
Langkah ketiga, pahami bagaimana tanda kutip digunakan untuk mengapit judul puisi. Begitu pula dengan kutipan pada kalimat langsung dalam teks.
Kunci Jawaban Bahasa Indonesia Kelas 3 SD Kurikulum Merdeka Halaman 73
BISA BANTU AKU?
Raini menguatkan tekad untuk menghafalkan puisi
“Cinta Sesama Makhluk”.
Dia sudah membacanya seratus kali untuk memahami maknanya.
Langkah berikutnya adalah berlatih di hadapan orang lain.
Di hadapan siapa?
Raini meminta bantuan Intan, teman sekelasnya
sekaligus tetangganya.
Intan bersedia. Mereka bersepakat untuk berlatih
setiap sore.
“Pantang menyerah, Raini!” seru Intan dengan riang.
Bagi Raini, Intan adalah pengobar semangat.
Baca Juga: Kunci Jawaban Bahasa Indonesia Kelas 3 SD Halaman 82 83 84 85 Kurikulum Merdeka: Bab 4 ‘Senyum di Sekitarku’
Hasil Pengamatan
1. Perhatikan penggunaan tanda petik, tanda bada “…” ditulis dalam dua kondisi, yaitu disematkan pada judul puisi dan kalimat langsung.
Contoh:
Puisi “Cinta Sesama Makhluk”
“Pantang menyerah, Raini!”
2. Tanda baca titik (.) ditempatkan pada setiap akhir kalimat.
Contoh:
Raini meminta bantuan Intan, teman sekelasnya
sekaligus tetangganya.
Intan bersedia.
Mereka bersepakat untuk berlatih
setiap sore.
3. Tanda tanya (?) diletakkan pada setiap kalimat yang mengandung pertanyaan atau tujuan penyampaiannya adalah untuk bertanya.
Contoh:
Langkah berikutnya adalah berlatih di hadapan orang lain.
Di hadapan siapa?
4. Tanda seru (!) dituliskan sebagai tanda seru. Peletakannya ada untuk menandai kalimat seruan.
Contoh: “Pantang menyerah, Raini!”***