

inNalar.com – Kunci jawaban buku Bahasa Indonesia halaman 27-28 kelas 3 SD/MI Kurikulum Merdeka bisa dipelajari dalam artikel ini sebagai acuan.
Pada halaman 27, siswa kelas 3 akan mempelajari bagaimana cara menemukan kosakata baru melalui teka-teki silang.
Materi ini bertujuan untuk memperkaya kosakata siswa dan membantu mereka memahami penggunaan kata-kata baru dalam konteks yang tepat.
Baca Juga: Kunci Jawaban Bahasa Indonesia Kelas 3 SD Halaman 6 7 8 9 10 Kurikulum Merdeka Bab 1 ‘Ayo Main’
Sedangkan di halaman 28 buku Bahasa Indonesia kelas 3 Kurikulum Merdeka, anak-anak diminta untuk menuliskan cerita singkat tentang permainan kesukaan mereka.
Metode ini tidak lain untuk mengembangkan keterampilan menulis serta menyusun sebuah informasi secara terstruktur.
Yuk isi latihan soalnya pada hal 27-28, kemudian bandingkan dengan kunci jawaban di bawah ini.
Sebagai informasi, buku pelajaran Bahasa Indonesia kelas 3 ini berjudul Kawan Seiring.
Sebelum melihat kunci jawaban di bawah ini, siswa diharapkan bisa menjawab soal secara mandiri.
Kunci jawaban Bahasa Indonesia kelas 3 halaman 27-28 ini hanya sebagai pembanding orang tua untuk mengoreksi tugas anak.
Menurun:
1. Olahraga tanpa pemanasan
dapat menyebabkan ……….
2. Melilit, mengikat, melingkari
3. Ada aksi melompat dan
berjalan di atas tali
Mendatar:
2. Meregangkan badan setelah bangun tidur
4. Rajin, bersemangat
Jawaban:
Menurun:
1. Cedera
2. Melilit
3. Akrobat
Mendatar:
2. Menggeliat (Meregangkan badan setelah bangun tidur)
4. Giat (Rajin, bersemangat)
Baca Juga: Viral Jefri Nichol Sampai Harus Makan Babi Demi Persiapan Lawan El Rumi
1. Mengapa kalian suka permainan itu?
Jawaban: “Saya suka bermain petak umpet karena sangat seru dan membuat saya merasa senang saat berhasil bersembunyi atau menemukan teman yang lain.”
2. Dengan siapa kalian memainkannya?
Jawaban: “Saya biasanya bermain petak umpet dengan teman-teman di sekolah atau di halaman rumah bersama saudara-saudara saya.”
Baca Juga: Respon Cuek Timothy Ronald Usai Ramai Disorot Publik, Sebut Hanya Bagian dari Persona Media
3. Di mana kalian memainkannya?
Jawaban: “Kami sering bermain di halaman rumah yang luas atau di taman dekat sekolah.”
4. Bagaimana cara memainkannya?
Jawaban: “Untuk bermain petak umpet, satu orang menjadi penjaga dan menutup mata sambil menghitung hingga sepuluh. Sementara itu, teman-teman yang lain bersembunyi di tempat yang tersembunyi. Setelah menghitung, penjaga mulai mencari teman-temannya.”
5. Apa yang harus kalian lakukan untuk memainkannya dengan aman?
Baca Juga: Hasil Tinju El Rumi vs Jefri Nichol 2025, TKO 38 Detik hingga Berujung Dislokasi Bahu
Jawaban: “Untuk bermain petak umpet dengan aman, kami memastikan tidak bermain di tempat yang berbahaya seperti dekat jalan raya atau di tempat yang gelap. Kami juga berkomunikasi dengan baik agar semua orang merasa nyaman.”
6. Apa manfaat yang kalian rasakan setelah bermain?
Jawaban: “Setelah bermain petak umpet, saya merasa lebih bahagia dan lebih dekat dengan teman-teman saya. Selain itu, bermain ini juga membuat saya lebih aktif secara fisik dan membantu saya belajar bekerja sama.”
Contoh Cerita Singkat
Judul: Petak Umpet yang Seru
Saya sangat suka bermain petak umpet. Permainan ini sangat seru dan menyenangkan. Saya biasanya bermain petak umpet dengan teman-teman saya di halaman rumah atau di taman dekat sekolah.
Cara bermainnya adalah salah satu dari kami menjadi penjaga dan menutup mata sambil menghitung sampai sepuluh. Sementara itu, teman-teman yang lain bersembunyi di tempat-tempat yang tersembunyi. Setelah selesai menghitung, penjaga mulai mencari teman-teman yang tersembunyi.
Untuk bermain dengan aman, kami selalu memilih tempat bermain yang tidak berbahaya dan memastikan semua orang tahu aturan mainnya. Selain itu, kami juga saling menjaga agar tidak ada yang terjatuh atau terluka.
Setelah bermain, saya merasa sangat bahagia dan sehat. Permainan ini membantu saya merasa lebih dekat dengan teman-teman dan membuat saya lebih aktif bergerak. Itulah sebabnya saya sangat suka bermain petak umpet.
Dapatkan promo spesial sebelum Anda pergi