

inNalar.com – Beredar kabar tentang ratusan mahasiswa yang terinfeksi HIV dan AIDS, namun apa saja gejala dan penyebapnya.
Diketahui pengidap HIV AIDS di kota Bandung menurut Komisi Penanggulangan AIDS (KPA) pada desember 2021 tercatat sebanyak 12.358 orang terinveksi HIV AIDS.
Dalam penjelasannya Ketua Sekretariat KPA kota Bandung Sis Silva Dewi menjelaskan.
Baca Juga: Rapat RDP DPR RI Ricuh saat Singgung Nama-nama Dalam Bagan Konsorsium 303 Kaisar Sambo, Ada Apa?
Penyakit HIV AIDS menular ke beberapa golongan antara lain, ibu rumah tangga, pekerja swasta bahkan mahasiswa.
“Kasus positif untuk golongan mahasiswa mencapai 6,97 persen atau setara 414 kasus. Sedangkan untuk golongan ibu rumah tangga mencapai 11,8 persen atau setara 653 kasus,” jelas Sis Silvia Dewi.
Namun perlu diketahui tentang HIV, yaitu merupakan penyakit menular yang harus segera ditangani.
Baca Juga: Hasil Sidang Etik Ferdy Sambo, Dalang Pembunuhan Berencana Brigadir J Itu Resmi Diberhentikan
Apabila tidak segera ditangani, akan terjadi perkembangan menjadi kondisi serius yang disebut AIDS (acquired immunodeficiency syndrome).
Namun, inilah gejala yang dirasakan apabila mengidap penyakit HIV AIDS yang harus diwaspadai.
Sebelumnya penderita akan mengalami flu ringan pada 2 sampai 6 minggu setelah terinfeksi HIV.
Baca Juga: Sempat Mengalami Pendarahan Otak, Begini Kondisi Terbaru Komedian Tukul Arwana
Namun, perlu diperhatikan flu juga dapat disertai dengan gejala lain dan dapat bertahan selama 1 sampai 2 minggu.
Namun, apabila flu sudh membaik tidak akan terlihat gejala lainnya selama bertahun tahun.
yaitu virus HIV perlahan akan merusak kekebalan tubuh penderitanya, hingga HIV akan berkembang menjadi AIDS.
Sehingga kebanyakan kasus, seseorang akan mengetahui bahwa dirinya terserang HIV yaitu setelah memeriksakan dirinya ke dokter.
Mengakibatkan penyakit parah yang disebabkan karena melemahnya daya tahan tubuh.
Penyakit yang dimaksud adalah diare kronis, pneumonia, atau toksoplasmosis otak yang menyerang tubuh.
Baca Juga: Beredar Surat Permintaan Maaf Ferdy Sambo di Media Sosial, Netizen: Apa Iya Ada Penyesalan
Untuk faktor penyebabnya yaitu adalah terjadi melalui hubungan seks vaginal atau anal.
Selain itu penggunaan jarum suntik bekas, dan transfusi darah dari pengidap penyakit.
Namun diketahui juga dapat ditularkan melalui ibu ke anak selama masa kehamilah, melahirkan dan menyusui, tapi jarang terjadi.***
Dapatkan promo spesial sebelum Anda pergi