

inNalar.com – Proyek pembangunan jalan tol yang sedang digencarkan oleh Presiden Jokowi juga termasuk di wilayah Jawa Timur.
Banyak sekali proyek pembangunan jalan tol di Jawa Timur yang tersebar rata di berbagai daerah, mulai desa hingga kota.
Salah satu jalan tol yang ada di Jawa Timur adalah jalan tol Paspro atau jalan tol Pasuruan-Probolinggo.
Jalan tol Pasuruan-Probolinggo di Jawa Timur sendiri memiliki 4 seksi dengan total panjang mencapai 43,75 kilometer.
Seksi pertama dari jalan tol ini terbentang sepanjang 13,5 km untuk wilayah Grati Pasuruan-Tongas.
Kemudian untuk seksi kedua dari jalan tol Pasuruan-Probolinggo yang panjangnya mencapai 6,9 km adalah Tongas-Probolinggo Barat.
Selanjutnya adala seksi 3 yang menghubungkan wilayah Probolinggo Barat-Probolinggo Timur dengan panjang yang mencapai 10,9 km.
Seksi yang terakhir adalah 4A, yaitu Probolinggo Timur hingga Gending dengan panjang mencapai 8,5 km dan bagian 4B dengan panjang 3,8 km.
Untuk membangun jalan tol Pasuruan-Probolinggo sepanjang 43,75 kilometer tentunya dibutuhkan nilai investasi yang sangat besar.
Nilai investasi untuk menyukseskan pembangunan jalan tol di Jawa Timur ini mencapai angka Rp 6,3 triliun.
Dengan hadirnya jalan tol Pasuruan-Probolinggo nanti, diharapkan kemacetan di kawasan jalan nasional dapat berkurang.
Akan lebih baik lagi jika tidak ada situasi macet di kawasan jalan nasional Pasuruan-Probolinggo, Jawa Timur.
Tidak adanya kemacetan tentunya akan menambah efisiensi dari kehadiran jalan tol sepanjang 43,75 km di Jawa Timur ini.
Perlu diketahui bahwa jalan tol Pasuruan-Probolinggo memiliki 4 simpang susun hingga 4 buah rest area tipe B.
Empat rest area yang ada di jalan tol Pasuruan-Probolinggo terbagi menjadi 2, yaitu 2 di bagian kiri jalan, 2 lagi di bagian kanan jalan.***