

inNalar.com – Tak perlu lagi harus ke Tiongkok untuk menikmati jembatan kaca. Indonesia juga memiliki jembatan kaca yang letaknya berada di provinsi Jawa Timur.
Namanya adalah jembatan kaca Seruni Point berlokasi di area Taman Nasional Bromo Tengger Semeru, kab Probolinggo, Jawa Timur.
Jembatan kaca Seruni Point Bromo ini dikhususkan untuk pejalan kaki dengan spesifikasi panjangnya 120 meter dan lebar 1,8 meter, dan membentang di atas jurang setinggi 80 meter.
Baca Juga: Kabupaten Ini Jadi Satu-Satunya Wilayah Eksklave di Pulau Jawa Tengah, Bisa Tebak?
Jembatan megah yang ada di kawasan Bromo ini disebut menjadi yang pertama sebagian besar berbahan dasar kaca di Indonesia.
Jembatan Kaca Seruni Point Bromo ini berbentuk seperti jembatan gantung yang lantai dan dinding pagarnya terbuat dari kaca pengaman berlapis dengan total ketebalan kacanya sekitar 25,55 mm.
Dilansir dari laman remi Kementerian PUPR, Menteri Basuki Hadi Muljono mengungkap bahwa pembangunan ini merupakan bagian dari misi pengembangan kawasan strategis pariwisata nasional (KSPN) Bromo-Tengger-Semeru, Jawa Timur.
Baca Juga: Rumah Kecil di Kalimantan Utara Ini Punya ‘Dua Kewarganegaraan’ Terbagi Indonesia-Malaysia
Perpaduan jembatan estetik dengan pemandangan indah alam sekitar Bromo ditambah dengan sejuknya udara seolah menjadi tempat terbaik wisatawan untuk menghabiskan waktu berlama-lama di sana.
Pemandangan yang disuguhkan di sekitar jembatan kaca Seruni Point ini mengarah ke panorama Gunung Bromo, Gunung Semeru, dan Gunung Batok.
Pemprov Jawa Timur bersama Kementerian PUPR memulai pembangunan jembatan kaca ini sejak September 2021 dan diproyeksikan baru akan beroperasi pada bulan Oktober 2023.
Baca Juga: 5 Fakta Menarik Film Oppenheimer yang Segera Tayang di Seluruh Bioskop Indonesia
Sebagai bagian dari prosedur keamanan, Kementerian PUPR pun melakukan uji beban atau loading test pada jembatan kaca Seruni Point, Jawa Timur.
Hal ini dilakukan agar keamanan dan keselamatan wisatawan Kawasan Strategis Pariwisata Nasional atau KSPN Bromo lebih terjamin.
Uji beban jembatan kaca ini mencakup ketahanan beban yang diangkut dan menguji kekuatan kacanya.
Bahkan, untuk menguji ketahanan kaca jembatan Bromo ini, kaca Laminated Tempered di bawa ke Bandung untuk dilakukan uji laboratorium.
Dengan adanya jembatan kaca di KSPN Bromo ini diharapkan pemasukan sektor pariwisata Jawa Timur semakin meningkat.
Selain itu, juga menarik minat wisatawan tak hanya penduduk di area Jawa Timur saja, melainkan provinsi lain pun semakin betah untuk bertandang di tempat wisata Bromo.***