

inNalar.com – Hari Zeni tahun ini diperingati pada Jumat 15 April 2022. Satuan Zeni bertugas untuk membantu tentara Angkatan Darat.
Kata Zeni sendiri berasal dari bahasa Belanda, Genie yang memiliki arti pandai/banyak kecerdikannya. Pada awal berdirinya kata ‘Genie‘ masih sering digunakan.
Namun, seiring dengan perubahan Ejaan Yang Disempurnakan, kata Genie diubah menjadi Zeni.
Kesatuan Zeni merupakan kesatuan standar militer di seluruh dunia karena perannya dalam pertempuran sejak seratus tahun silam, dan pada intinya fungsi bantuan tempur Zeni bersifat improvisasi, insidentil, dan menggunakan standar teknik yang khusus dikualifikasikan.
Zeni Tempur secara umum berpihak kepada yang benar di luar negeri maupun di Indonesia dan hadir sebagai pasukan Bantuan Tempur terhadap Pasukan Manuver (Infanteri) berupa Bantuan Tempur Zeni (Banpurzi) dan Bantuan Administrasi Zeni (Banminzi).
Banpurzi diaplikasikan pada segala pekerjaan yang bersifat membantu gerak maju pasukan manuver, dan aksi menghambat gerak maju pasukan lawan.
Baca Juga: Peringati Hari KAA ke 67, Ketahui 13 Fakta Unik yang Mewarnai Pembukaan Konferensi Asia Afrika 1955
Sedangkan Banminzi yaitu segala upaya kegiatan yang dipekerjakan dan pekerjaan yang dilakukan oleh prajurit Zeni di area Tempur dalam rangka membantu pasukan manuver agar tetap mampu bertahan di luar perbekalan, peralatan, serta komunikasi, karena ketiga masalah ini menjadi tanggung jawab satuan korps perbekalan, korps peralatan, dan korps komunikasi.
Selama perjalanannya, Zeni Tingkatan Darat aktif berperan dalam menumpas penjajah Belanda dan PKI, dan berbagai penugasan lainnya.
Berikut selengkapnya.
Periode 1945-1950
Ditziad ikut berperan dalam pertempuran-pertempuran masa merebut Kemerdekaan Republik Indonesia, mempertahankan Proklamasi 17 Agustus 1945 masa serangan Belanda I dan II, dan penumpasan pemberontakan PKI di Madiun tahun 1948.
Periode 1951-1960
Berperan pula dalam penumpasan pemberontak APRA, Andi Aziz, RMS, DI-TII dan PRRI/Permesta; dan tugas internasional ditengahnya bergabung dalam Kontingen Garuda I, II, dan III.Periode 1961-1970, Operasi Trikora, Dwikora, dan penumpasan OPM dan penumpasan G 30 S/PKI.
Baca Juga: 10 Ucapan Hari Kopassus, Gaungkan Semangat Nasionalisme untuk Indonesia
Periode 1960-1970
Periode 1998-2000
Periode 2001-2004
***