Habiskan Rp10 Miliar Dana BPJS, Kasus ISPA di Jabodetabek Tembus Angka Hingga 200 Ribu Orang? Kok Bisa?

InNalar.Com – Kasus Infeksi Saluran Pernafasan Akut (ISPA) di area Jabodetabek mengalami peningkatan yang signifikan.

Tingginya tingkat pencemaran udara di wilayah Jabodetabek diduga menjadi penyebab utama meningkatnya ISPA.

Pada periode Januari hingga Agustus 2023, terdapat 200.000 kasus ISPA yang disebabkan oleh polusi udara di wilayah Jabodetabek.

Baca Juga: 4 Solusi Anies Baswedan Atasi Buruknya Polusi Udara Kota-kota Besar di Indonesia, Apa Saja?

Selain itu, kasus ISPA di RSUP Persahabatan Jakarta melonjak hingga capai presentase 30%.

Kasus ini meningkat di tengah tingginya polusi udara di kawasan Jabodetabek yang meresahkan.

Ibu hamil, warga lanjut usia, anak-anak, dan orang dengan penyakit kronis lebih rentan terhadap dampak buruk polusi udara.

Dinas Kesehatan Kota Palangka Raya mencatat, dalam dua bulan terakhir kasus penyakit ISPA meningkat pesat.

Baca Juga: Satu KK Hanya Diperbolehkan 1 Kendaraan? Ternyata Ini Usulan DPRD untuk Atasi Polusi Udara Jakarta, Benarkah?

Kasus ISPA pada Juli 2023 tercatat di angka 629 kasus dan menjadi 901 kasus pada Agustus 2023.

Menteri Kesehatan Budi Gunawan menyebutkan bahwa polusi udara di Jabodetabek menyebabkan pasien ISPA meningkat jadi 200.000 kasus dan menghabiskan Rp 10 triliun dana BPJS.

Oleh karena itu, perlu adanya tindakan yang cepat dan tepat untuk mengatasi polusi udara di Jabodetabek agar kasus ISPA dapat ditekan.

Beberapa upaya untuk membantu kurangi polusi udara adalah :

1. Mengurangi penggunaan kendaraan pribadi dan beralih ke transportasi umum atau sepeda,

Baca Juga: Menyusul Polusi di Jakarta, Kini Jerebu Pencemaran Udara Mulai Menyapa Warga Pekanbaru Riau!

2. Menanam lebih banyak pohon dan tanaman di kawasan perkotaan,

3. Mengurangi penggunaan bahan bakar fosil dan beralih ke energi terbarukan, serta

4. Menggunakan masker anti polusi saat beraktivitas di luar ruangan.

Melalui adanya tindakan yang tepat dan dukungan dari semua pihak, diharapkan polusi udara di Jabodetabek dapat dikurangi dan kasus ISPA dapat ditekan.***

 

Rekomendasi
REKOMENDASI UNTUK ANDA [Tutup]