Garap Proyek di IKN, PT Pantai Indah Kapuk Dua Tbk Memproyeksikan Penjualan Mencapai Rp5,5 Triliun 2024

inNalar.com – PT Pantai Indah Kapuk Dua Tbk atau PANI telah berinvestasi dalam bentuk penyertaan saham minoritas melalui perusahaan asosiasi yakni PT Kusuma Putra Alam.

PT Kusuma Putra Alam sendiri berkedudukan di Kabupaten Penajam Paser Utara, Kalimantan Timur.

Investasi yang telah dilakukan oleh PT Pantai Indah Kapuk Dua Tbk pada PT Kusuma Putra Alam sebesar Rp50 miliar.

Baca Juga: Hasilkan Keuntungan 170.000 Gulden, Ternyata Proyek Trem Listrik di Jakarta Buatan Belanda Dahulu Keruk Modal Jumbo, Segini Biayanya

Maka dari itu, porsi kepemilikan PANI di PT Kusuma Putra Alam sebesar 11,12 persen dari modal disetor perusahan tersebut.

Investasi tersebut dilakukan lantaran PANI melihat peluas investasi yang dapay menambah valuasi PANI di waktu yang akan datang.

Selain itu, IKN merupakan salah satu destinasi baru untuk investasi di bidang properti.

Baca Juga: Ganti Nama pada 2023, Landbank PT Pantai Indah Kapuk Dua Tbk Capai 1.007 Hektare

Tujuan dilakukannya investasi ini adalah untuk ekspansi bidnis yang ujungnya memberikan nilai lebih pada stakeholder PANI.

Kini, PT Kusuma Putra Alam tengah membangun Hotel Nusantara tahap pertama.

Hotel tersebut memiliki total 100 kamar yang diproyeksikan beroperasi pada pertengahan tahun 2024 mendatang.

Baca Juga: Jumlah Penjualan Terjun Bebas, PT Pelangi Indah Canindo Tbk Alami Penurunan Besaran Utang

Garap proyek di IKN, diketahui PANI menargetkan perolehan prapenjualan sebesar Rp5,5 triliun pada 2024.

Jumlah tersebut bertumbuh 162 persen year on year jika dibandigkan dengan tahun 2023.

Menuru laporan keuangan resminya, pada akhir September 2023, PANI telah mencatatkan prapenjualan sebesar Rp1,7 triliun.

Baca Juga: Laba Bersih 133,4 Juta USD, Pertamina Geothermal dan Chevron Bentuk Perusahaan Baru Demi Gali Panas Bumi di Lampung, Siapa Pemegang Saham Dominan?

Angka tersebut merupakan 82 persen dari target 2023 yakni sebesar Rp2,1 triliun.

Berdasarkan perhitungan internal perusahaan, PANI memperkirakan net asset value setelah right issue dan akuisisi lahan sebesar Rp188 triliun.

Jumlah Rp188 triliun tersebut setara dengan Rp12.035 per saham.***

 

Rekomendasi