

inNalar.com – Langkah Portugal di Piala Dunia 2022 terpaksa diberhentikan oleh Maroko pada fase perempat final. Legenda Portugal Luis Figo menyebut hal ini jadi tanggung jawab Fernando Santos selaku pelatih.
Federasi sepak bola Portugal akan segera melakukan evaluasi dalam waktu dekat untuk merubah struktur jajaran pelatih di timnasnya.
Fernando Santos sebenarnya tidak bermain buruk selama gelaran Piala Dunia 2022 di Qatar.
Pada fase penyisihan Grup H, selecao berhasil menekuk timnas Ghana dan Uruguay. Namun dilaga terakhir mereka harus takluk dari Korea Selatan.
Meski begitu, status mereka masih menjadi juara Grup H dengan mendampingi Korea Selatan ke babak 16 besar Piala Dunia 2022.
Legenda timnas Portugal, Luis Figo menyebut Fernando Santos harus bertanggung jawab atas hasil yang didapat timnya.
Baca Juga: Prediksi PSIS Semarang vs Persija Jakarta di BRI Liga 1 2022: Susunan Pemain dan Link Live Streaming
Belum lagi cara dia memperlakukan Ronaldo dengan buruk pada saat mlawan Maroko.
Santos sebelumnya telah mengungkapkan kepada awak media sebelum laga melawan Maroko bahwa Ronaldo geram karena tidak dimainkan sejak awal saat bertemu Swiss.
” Dia mulai dari bangku cadangan, jadi wajar jika dia tidak senang. Ketika saya mengatakan kepadanya bahwa dia tidak akan menjadi starter, dia bertanya kepada saya apakah itu ide yang bagus,” kata Santos.
“Tentu saja, dia tidak senang. Tapi saya menjamin dia tidak pernah ingin meninggalkan kamp pelatihan karena itu,” tambahnya.
Kini Fernando Santos digadang akan segera menyusul enam pelatih yang sebelumnya telah dipecat federasinya usai Piala Dunia 2022.
Mantan juru taktik klub Barcelona itu harus meninggalkan jabatannya sebagai pelatih timnas Spanyol usai langkah mereka dihentikan Maroko lewat adu penalti di babak 16 besar.
Baca Juga: Makanan Sederhana Ini Kata dr Zaidul Akbar Bisa Membuat Emosi Menjadi Tidak Stabil
Federasi sepak bola Spanyol akhirnya memilih Luis de la Fuente sebagai suksesor dari Luis Enrique di timnas senior Spanyol.
Pelatih terakhir yang dipecat sejauh ini usai Piala Dunia 2022 adalah Tite dari timnas Brasil.
Langkah timnas Brasil di Piala Dunia 2022 harus terhenti di tangan Kroasia pada babak perempat final.
Mereka takluk dengan skor 4-2 dalam babak adu penalti setelah bermain imbang 1-1 di waktu normal.
Juru taktik asal Spanyol Roberto Martinez juga dipecat usai membawa timnas Belgia duduk diperingkat ketiga Grup F Piala Dunia 2022.
Padahal timnas Belgia diprediksi akan lolos di penyisihan grup mengingat lawan mereka adalah Kroasia, Maroko dan Kanada.
Namun takdir berkehendak lain, timnas Maroko dan Kroasia mampu mewakili Grup F untuk lanjut ke fase selanjutnya.
Tiga pelatih lainnya yang terpaksa harus mundur adalah Gerardo Martino (Meksiko), Otto Addo (Ghana) dan Paulo Bento (Korea Selatan).
Setelah itu, kabarnya timnas Belanda juga melakukan hal yang sama dengan melakukan evaluasi kinerja dari Louis van Gaal.
Louis van Gaal kemungkinan akan digantikan Ronald Koeman pada Januari 2023 mendatang.
Mereka berhasil membawa tim yang diasuhnya keluar dari fase grup Piala Dunia 2022, namun langkahnya terhenti fase 16 besar dan perempat final.***