

inNalar.com – Berikut ini adalah cara mengatasi emosi yang tidak stabil menurut dr Zaidul Akbar.
Dikutip inNalar.com dari akun YouTube dr Zaidul Akbar Official, inilah cara mengatasi emosi yang tidak stabil beserta dengan penyakit yang menyertainya.
Maka simaklah artikel tentang cara mengatasi emosi yang tidak stabil beserta dengan penyakit yang menyertainya.
Baca Juga: Jadwal Tayang Sinetron Aura di SCTV, Akting Natasha Wilona Dijamin Bikin Penasaran Penonton
Lalu emosi bisa hinggap pada semua orang dengan tidak melihat gender dan umur, namun teryata hal ini ada cara mengatasinya.
Pada emosi yang tidak stabil cukup mengganggu baik didalam pekerjaan maupun dalam urusan rumah tangga.
Menurut dr Zaidul Akbar penyakit serius seperti asam urat, diabetes ataupun gagal ginjal, hal itu bisa berdasarkan pada emosi.
Baca Juga: Hasil tadi malam Piala Dunia 2022 antara Prancis vs Maroko: Prancis kubur mimpi Maroko
Hal ini bukan hanya karena emosi yang ada pada dirinya, bisa jadi dari pasangannya yang tidak dapat diselesaikan.
Maka berhati hatilah pada hati kita, namun bagaimana cara mengatasinya?
Beliau menuturkan untuk dapat mengikhlaskan semua masalah yang dirasakan. Dengan menerima apa hal yang terjadi dalam hidup akan membuat tubuh menjadi lebih sehat.
Baca Juga: Ramalan Zodiak Gemini Hari ini Kamis, 15 Desember 2022: Apakah Hari ini akan Menjadi Hari Sempurna?
Lalu selain itu, meluapkan emosi juga dapat diselesaikan dengan cara menangis.
Lebih baik jika menangis dilakukan saat sholat sunnah mutlak dan mengadukan semua masalah hanya kepada Allah swt.
Hal ini karena Allah swt merupakan semua permasalahan, walaupun masalah penyakit yang kita idap.
Selain itu juga dengan memperbanyak puasa untuk membersihkan hati dan jiwa serta menguatkan iman dan raga.
Dengan berpuasa merupakan obat terbaik bagi tubuh, baik hati maupun raganya.
Pada emosi yang selalu terpendam dalam tubuh tentu akan diliputi dengan penyakit yang menyertainya.
Maka sebagai manusia harus berhati hati dengan pikiran dan qalbu di dalam tubuh kita. Hal ini bisa saja menjadi kaitannya dengan penyakit.
Menurut dr Zaidul Akbar, memang tidak ada riset secara definitif tentang hubungan antara emosi dan penyakit, namun berdasarkan data saling berkaitan.
Penyakit yang berkaitan biasanya terjadi karena dua emosi, yaitu hasad atau dengki dan juga dendam.
Biasanya penyakit yang sering terjadi adalah penyakit jantung, tekanan darah tinggi, gangguan tidur, gagal ginjal, stroke dan juga sakit kepala.
Maka sebaiknya dengan menjaga pikiran dan perasaan dapat membantu mengurangi adanya penyakit lain muncul dalam tubuh.
***