dr Aisah Dahlan Bocorkan Cara Supaya Bisa Kelola Emosi dan Terhindar dari Gangguan Mood

inNalar.com – dr Aisah Dahlan membedah secara detail mengenai level emosi yang seringkali menjadi penyebab seseorang mengalami gangguan mood.

dr Aisah Dahlan menjelaskan bahwa pada dasarnya Allah subhanahu wa ta’ala menciptakan otak manusia salah satu fungsinya sebagai pengatur emosi kita. Adapun gangguan mood yang sering terjadi dalam diri kita adalah hasil dari ketidakstabilan pergerakan level emosinya.

Ketidakstabilan seseorang dalam mengatur porsi emosi positif dan negatif itu, menurut dr Aisah Dahlan dinilai sebagai sesuatu yang lazim dialami oleh setiap orang.

Baca Juga: Mengenal VPS, Teknologi Pengganti GPS di Google Maps: Kelebihan dan Cara Kerjanya

“Allah menciptakan otak ini dengan adanya energi negatif dan positif agar hidup kita dinamis. Tidak mungkin kita selalu berada dalam kondisi yang positif atau negatif terus,” kata dr Aisah Dahlan

Adapun berdasarkan pemaparan yang disampaikan oleh dr Aisah Dahlan, yang perlu dilakukan oleh seorang muslim untuk mengatasi gangguan moodnya adalah dengan mengusahakan agar porsi level emosi positifnya jauh lebih banyak daripada level emosi negatifnya.

dr Aisah Dahlan menjelaskan bahwa level emosi pada manusia terbagi menjadi dua energi, yaitu emosi  positif dan negatif.

Baca Juga: Coldplay Bakal Konser di Jakarta, Indonesia, Catat Tanggalnya Berikut!

Level terendah berada dalam area emosi negatif. Dalam Islam, level tersebut disebut dengan nafs lawwamah. Pola perilaku yang mencerminkan  level ini seperti tindakan apatis, sedih, dan takut.

Level kedua masih berada dalam area emosi negatif. Dalam Islam, level tersebut disebut oleh dr Aisah Dahlan sebagai nafs amarah.

Pasalnya, tindakan yang tercermin di dalam area ini meliputi sikap nafsu, marah, dan sombong.

Baca Juga: Inilah Alasan Kenapa Sulit Menyerap Ilmu saat Belajar, dr Aisah Dahlan: Perhatikan Pergerakan Emosinya

dr Aisah Dahlan menjelaskan mengenai level emosi tertinggi. Level ini diduduki oleh energi positif yang disebut sebagai nafs muthmainnah.

Berdasarkan pemaparan dr Aisah Dahlan , sikap yang tercermin di dalam level emosi ini seperti sikap semangat, menerima, berdamai, dan pencerahan.

Menurut dr Aisah Dahlan, apabila seseorang berhasil mencapai level emosi ini, maka orang tersebut masuk ke dalam zona ikhlas. Pada titik ini, seseorang bisa merasakan bahwa jiwanya berdamai dengan dirinya sendiri dan terhindar dari gangguan mood.

Baca Juga: Jokowi Kabarnya Akan Ambil Alih Perbaikan Jalan di Lampung, Apa Kabar Gubernur Arinal Djunaidi?

Lalu, bagaimana seorang muslim bisa stabil agar tetap pada titik emosi yang tertinggi, yaitu zona ikhlas? dr Aisah Dahlan menerangkan bahwa ada langkah khusus yang perlu dilalui oleh seorang muslim.

Pertama, setiap muslim perlu menyadari kehadiran emosi yang terjadi dalam dirinya. Apabila emosinya mengarah pada gangguan mood, maka ia harus bersegera untuk menyadari dan menerimanya dan lanjut ke langkah yang kedua.

Kedua, meminta kepada Allah agar kegundahan, kegelisahan, dan kesedihannya segera diangkat oleh Allah subhanahu wa ta’ala dan diberi kemudahan untuk mengelola emosinya.

Baca Juga: Sukses Buat Gubernur Lampung Arinal Djunaidi Kecut, Jokowi Disarankan Sering-Sering Prank Kepala Daerah

Ketiga, bacalah al quran sebagai upaya untuk menenangkan dirinya.

Keempat, terapkanlah gaya hidup sehat seperti mencukupkan dirinya dengan makan dan minuman yang bergizi, tidur yang cukup, dan tidak lupa untuk bergerak seperti jalan kaki atau berolahraga.

Jika seluruh langkah tersebut berusaha untuk dipraktekkan oleh kita, maka menurut dr Aisah Dahlan, level emosi pun akan lebih stabil dan lama berada di zona energi positif.***

Rekomendasi