Difitnah Mabuk, Reza Indragiri Ingin Perkarakan Edi Darmawan Salihin Tapi Ketahan Gegara Ini

inNalar.com – Reza Indragiri menanggapi pernyataan Edi Darmawan Salihin perihal memberikan uang kepada Reza.

Edi Salihin dalam suatu kesempatan mengaku dirinya memberikan uang dengan nominal yang tidak disebutkan kepada Reza Indragiri.

Perihal uang tersebut, Reza Indragiri sebelumnya tidak pernah menyebutkan siapa pelakunya, namun ayah dari Mirna Salihin mengakui dirinya sendiri yang menyimpan uang tersebut.

Baca Juga: Mengenal dr. Djaja Surya Atmadja, Ahli Forensik yang Nyatakan Kematian Mirna Salihin Bukan Karena Sianida

Sebagai ahli psikolog forensik, dirinya menilai bahwa Jessica Wongso tidak meletakan racun dalam kasus kopi sianida.

Pernyataannya pada tahun 2016 itu cukup ramai di masyarakat karena dianggap berbeda dengan yang diyakini orang-orang pada umumnya.

Namun dalam beberapa kesempatan, Reza Indragiri tetap teguh dengan perspektifnya tersebut karena belum ada bukti yang dapat dipahami akalnya.

Baca Juga: Reza Indragiri: Kasus Jessica Wongso Jadi Jembatan Perbaikan Penegakkan Hukum Indonesia yang Kumuh!

Dirinya menilai bahwa uang yang diberikan secara cuma-cuma tersebut dengan tujuan agar dirinya tidak perlu berbicara di hadapan publik mengenai pespektifnya.

Hal tersebut baginya dikarenakan pihak yang memberikan uang tersebut takut jika perspektifnya ini akan mempengaruhi publik.

Sampai saat ini Reza Indragiri tidak pernah menyebutkan siapa orang yang memberinya uang itu.

Baca Juga: Fristian Griec Bongkar Fakta di Balik Senyuman Jessica Wongso saat Sidang Kasus Kopi Sianida 8 Tahun Silam

Namun dirinya mengingat dua hal yang disampaikan kepadanya,
1. Dia mengaku punya banyak teman di sekian banyak lembaga negara.
2. Ketika dirinya mengaku bahwa dia bekerja di lembaga intelijen.

Reza juga mengaku dirinya tidak akan mengiyakan atau menyangkal pihak yang memberinya uang tersebut.

Hal itu baginya dikarenakan pihak yang memberikan uang tersebut takut jika perspektifnya akan mempengaruhi publik.

Baca Juga: Badai PHK Tembus 46.000! Kemiskinan Paling Mencekik di Jawa Timur Bukan di Surabaya, Melainkan…

Namun yang dilakukan dirinya malah sebaliknya, yang berarti dirinya tetap datang ke acara-acara dan tetap teguh dengan pendiriannya.

Menurut Reza Indragiri, ketika orang muncul di ruang publik, dia punya pertanggungjawaban moral terhadap seluruh hadirin.

Dirinya juga mengaku sudah banyak pihak yang berkali-kali memintanya diam.

Baca Juga: Badai PHK Menggila saat Rekor Angka Kemiskinan Indonesia Terendah dalam 10 Tahun, Orang Miskin Pindah Kemana?

Namun dirinya tetap memilih untuk berbagi perspektif keilmuannya di mana-mana.

Dirinya mengaku sampai diberi uang bahkan diintimidasi, namun penyuaraannya akan tetap dilakukan.

Baginya hal tersebut kan menjadi pembelajaran anaknya untuk jangan pernah takut (bersuara).

Baca Juga: Teladan! Paus Fransiskus ke Indonesia Bukan Pakai Jet Pribadi, Enggan Nginap di Hotel Mewah dan Naik Mobil Sipil

Selain itu, ayah dari Mirna Salihin pun sempat mengatakan bahwa Reza Indragiri dalam keadaan mabuk saat diberikan uang dan melaporkan ke KPK.

Reza menyangkal hal tersebut dan mengaku dirinya sebagai muslim dan tidak meminum alkohol.

Tuduhan keadaan mabuk tersebut dianggap sebagai fitnah baginya dan jika terbukti tidak ada kandungan alkohol bisa termasuk pencemaran ama baik.

Baca Juga: Nama Han So Hee Ikut Terseret Usai Berita Penangkapan Sang Ibu, Diduga Terlibat Perjudian Ilegal

Reza Indragiri pun mengaku dirinya terpikirkan untuk meperkarakan fitnah tersebut.

Namun kembali, dirinya harus menimbang-nimbang kondisi batin sang anak.

Sellain itu, dirinya masih mencari-cari lasan untuk meminta pertanggung jawaban pihak yang menuduhnya mabuk dan yang lainnya.***

Rekomendasi