

inNalar.com – Kebun Kurma yang ada di Kecamatan Sukorejo, Pasuruan menjadi kebun kurma terbesar di Jawa Timur.
Kebun kurma di Kabupaten Pasuruan ini memiliki lebih dari 500 pohon kurma dengan luas lahannya yang mencapai 6,3 hektar.
Kebun kurma terbesar di Jawa Timur ini telah dibuka sejak tahun 2017 dan menjadi salah satu destinasi wisata favorit.
Baca Juga: Tanah Tandus Seluas 150 Hektar di Aceh Ini Disulap Jadi Kebun Kurma dengan Kapasitas 15.000 Pohon
Banyak aktivitas yang dapat dinikmati oleh wisatawan ketika berkunjung ke kebun kurma seluas 6,3 hektar di Pasuruan.
Selain pemandangannya yang indah dengan adanya lebih dari 500 pohon kurma, wisatawan juga dapat menikmati kegiatan lain.
Mulai dari kegiatan memetik kurma hingga berbelanja aneka jenis kurma dapat dilakukan oleh wisatawan yang berkunjung.
Diketahui bahwa memetik buah kurma secara langsung dari pohon kurma merupakan aktivitas utama yang ditawarkan oleh kebun kurma Pasuruan.
Buah kurma yang telah dipetik nantinya akan ditimbang dan wisatawan harus membayar sesuai dengan jumlah yang tertera.
Pengalaman memetik buah kurma secara langsung tentunya akan menjadi kenangan indah bagi wisatawan di kebun kurma Pasuruan.
Untuk dapat menikmati suasana menarik di kebun kurma Pasuruan, Jawa Timur ini, wisatawan hanya cukup membayar tiket masuk sebesar Rp 15.000 untuk hari biasa.
Namun untuk hari libur ataupun weekend, wisatawan harus membayar tiket masuk kebun kurma Pasuruan, Jawa Timur sebesar Rp 20.000.
Memetik buah kurma secara langsung tidaklah menjadi satu-satunya hal menarik yang dapat dinikmati oleh wisatawan.
Diketahui bahwa terdapat sebuah pesawat boeing 737 di wilayah kebun kurma yang berlokasi di Pasuruan, Jawa Timur.
Pesawat boeing 737 tersebut menjadi salah satu spot menarik dan paling ramai untuk mengambil gambar dalam rangka mengabadikan kenangan.
Selain itu, di dalam pesawat boeing 737 juga terdapat berbagai macam jenis buah kurma hingga oleh-oleh yang dapat dibeli.
Kebun kurma di Pasuruan, Jawa Timur ini memberikan sensasi yang unik dan menyenangkan bagi wisatawan yang berkunjung.***