Diajak Ngobrol Tak Menyahut, Ojol Aniaya Penumpang Wanita di Bali Hingga Wajah Korban Babak Belur

inNalar.com – Menggemparkan warga Bali, seorang Ojol aniaya customer wanita hingga wajah korban babak belur.

Kejadian tersebut terjadi karena korban dengan inisial NF memesan ojol dan minta diantar ke Kerobokan, Kuta Utara.

Kejadian tersebut terjadi pada hari Senin Sore, 6 November 2023 kepada customer wanita yang berusia 31 tahun.

Baca Juga: Testimoni Go-Intel, Disuruh Awasi Pacar, Driver Ojol Ini Malah Dapat Ending Ter-Plot Twist, Penasaran?

Keduanya akhirnya berangkat menuju lokasi tujuan yang merupakan rumah korban. 

Berita tersebut di-posting oleh akun Instagram/ Lagi Viral yang menampakkan wajah korban.

Baru berjalan sejauh 500 meter, pelaku yang bernama Adek meminta customer wanita tersebut untuk turun.

Baca Juga: Heboh Video Tentara Israel Nampak Bahagia Makan di McDonalds Secara Gratis, Netizen: Jambak-jambakan Yuk!

Adek mengatakan hal itu dengan nada membentak dan tanpa adanya alasan yang jelas.

Lalu, Adek yang merupakan Ojol tersebut marah-marah dengan nada yang tinggi sehingga tidak dapat mengontrol emosinya.

Adek lalu memukul wajah korban secara membabi buta hingga babak belur.

Baca Juga: Viral, Inilah Video Detik-Detik Seluruh Vokalis Sholawat Kesetrum Mic, Kok Bisa?

Pukulan yang dilakukannya membuat luka pada bibir, pipi kiri, hidung hingga pergelangan tangan dan punggung yang memar.

NF kemudian berusaha lari dari Adek pengemudi Ojol itu dan meninggalkan lokasi kejadian.

Setelah diungkap oleh polisi, ternyata pelaku menyerang korban karena NF tidak menyahut saat diajak ngobrol di jalan.

Adek naik pitam sehingga menyerang NF hingga mengakibatkan banyak luka pada bagian wajahnya.

Setelah berita tersebut sampai ke PT Gojek Indonesia, Adek dipecat karena melakukan penganiayaan terhadap NF.

Pihak Gojek juga sudah menghubungi korban, yakni NF dan menawarkan bantuan perawatan hingga psikolog.

Pihak Gojek menyesal atas kejadian yang ditimpa oleh NF tersebut, karena bagi mereka keamanan dan kenyamanan adalah prioritas mereka.***

Rekomendasi