Detik-detik Pria Bunuh Diri di Jembatan Gladak Perak Lumajang Terekam CCTV

LUMAJANG. inNalar.com – Detik-detik sebelum seorang pria tanpa identitas ditemukan tewas di bawah Jembatan Gladak Perak, terekam jelas oleh kamera pengawas. Rekaman yang beredar di media sosial itu memperlihatkan aktivitas terakhir korban di sekitar lokasi kejadian.

Berdasarkan rekaman CCTV yang diunggah oleh akun Instagram @choirul_efendi23, tampak seorang pria tua yang mengenakan jaket dan celana panjang menghampiri salah satu warung kelontong di sekitar jembatan.

Ia terlihat santai dan membeli sesuatu di tempat tersebut. Momen ini terekam penuh oleh CCTV warung kelontong.

Tidak ada gelagat mencurigakan pada saat itu. Namun tak berselang lama setelah pria itu pergi, pemilik warung mendapati bahwa ada aksi bunuh diri yang terjadi di Jembatan Gladak Perak.

Pria paruh baya ini pertama kali ditemukan tewas oleh warga pada Senin (13/7/2026). Ia ditemukan di dasar sungai dengan kondisi yang mengenaskan.

Kejadian nahas ini berlokasi di Jembatan Gladak Perak (Jembatan Besuk Kobokan), yang masuk dalam wilayah Desa Sumberwuluh, Kecamatan Candipuro, Kabupaten Lumajang.

Saat petugas kepolisian melakukan olah TKP, tidak ditemukan dokumen atau kartu identitas apa pun yang dibawa oleh korban. Jenazah pria misterius tersebut kemudian dilabeli sebagai Mr. X.

Pasca-ramai beredar kabar penemuan jenazah di bawah jembatan, jenazahnya langsung dievakuasi oleh petugas menuju RSUD dr. Haryoto Lumajang untuk proses identifikasi lebih lanjut.

Di lokasi kejadian, petugas mengamankan sebuah tas milik korban yang tertinggal di atas jembatan. Selain itu, ditemukan juga bercak darah di aspal tempat korban diduga melompat.

Kepanikan warga sesaat setelah kejadian juga terekam dalam dua video berbeda dari sudut pandang warga di lokasi. Video pertama menyoroti kondisi jembatan dan barang bukti.

“Ini masih baru, ya allah, darahnya juga keliatan. Ini tasnya (korban),” ucap warga perekam video pertama dari atas jembatan.

Selain video tersebut, beredar rekaman lain yang diambil oleh warga yang merekam suasana kerumunan orang yang sedang melihat ke arah dasar jurang.

“Orang bunuh diri lompat dari jembatan gladak perak,” terang warga perekam video kedua.

Saat ini pihak kepolisian tengah melakukan penyelidikan mendalam untuk mengungkap identitas korban dan memastikan motif hingga penyebab pria tersebut nekat mengakhiri hidupnya.

“Saat ini kita masih lakukan identifikasi karena identitas korban tidak ada, dugaan awal bunuh diri,” terang Kapolsek Candipuro AKP Lugito saat dihubungi.

Lokasi jatuhnya korban ini memiliki nama resmi Jembatan Besuk Kobokan yang ditetapkan oleh Kementerian PUPR. Infrastruktur ini dibangun ulang pada rentang waktu tahun 2022 hingga 2023.

Jembatan ini tercatat sebagai Pemegang Rekor MURI pada Maret 2023 sebagai jembatan pratt truss atau rangka baja bersilang terpanjang di Indonesia.

Struktur jembatan ini terbilang ekstrem karena memiliki bentang mencapai 140 meter. Jembatan ini dibangun melayang tinggi tanpa pilar penopang sama sekali di bagian tengahnya.

Secara geografis, Jembatan Gladak Perak berada tepat di atas Sungai Besuk Sat yang menjadi jalur utama aliran lahar Gunung Semeru. Kondisi inilah yang membuat benturan saat jatuh berakibat sangat fatal bagi korban.

Peringatan (Disclaimer): Informasi dalam artikel ini tidak ditujukan untuk menginspirasi siapa pun untuk melakukan tindakan serupa. Bila Anda, pembaca, merasakan gejala depresi atau memiliki pemikiran untuk bunuh diri, segera konsultasikan persoalan Anda ke pihak-pihak yang dapat membantu, seperti psikolog, psikiater, atau klinik kesehatan mental terdekat di kota Anda.