Dananya Rp846 Miliar! Bendungan di Lampung Ini hingga Kini Belum Juga Diresmikan Meski Telah Rampung, Kenapa?

inNalar.com – Lampung Timur merupakan salah satu kabupaten yang terletak di Provinsi Lampung.

Kabupaten Lampung Timur terdiri atas 24 kecamatan dan 241 desa/kelurahan.

Pada tahun 2017 silam, pemerintah mulai melakukan pembangunan Bendungan di Kabupaten Lampung Timur.

Baca Juga: Berdiri Sejak 1906, Masjid di Kota Jambi Ini Jadi Saksi Bisu Masa Perjuangan Sultan Thaha Melawan Belanda

Bendungan tersebut bernama Bendungan Margatiga yang direncanakan akan segera diresmikan.

Bendungan Margatiga berlokasi di Jl. Raya Ps. Melaris, Negeri Jemanten, Kec. Margatiga, Kabupaten Lampung Timur, Lampung.

Bendungan Margatiga ini dibangun oleh PT Adhi Karya dan Waskita Karya.

Baca Juga: 14 Km dari Surakarta, Ladang Tebu Seluas 17 ha di Boyolali Disulap Jadi Bandara Terbaik se-Jawa Tengah

Biaya pembangunan bendungan ini mencapai angka ratusan miliar rupiah yakni dengan nilai kontrak sebesar Rp846 Miliar

Bendungan ini didesain dengan konstruksi bertipe urugan yang mempunyai tinggi sekitar 28,75 meter, lebar puncak 7 meter, dan panjang puncak 321,76 meter.

Bendungan Margatiga ini diproyeksikan bisa mereduksi banjir sebesar 83,10 m3/detik untuk sebagian daerah Lampung Timur dan Bandar Lampung.

Baca Juga: Berjarak 20,5 Km dari Alun-alun Kediri, Terdapat Cerobong Asap Tertinggi di Indonesia! Tingginya Setara Monas

Bendungan ini juga nantinya akan membendung aliran Sungai Way Sekampung di daerah hilir sebagai pengairan daerah irigasi di Provinsi lampung seluas 16.588 hektare.

Sebenarnya bendungan Margatiga ini dijadwalkan rampung pada tahun 2021 silam.

Namun, pembangunan Bendungan ini mengalami berbagai hambatan hingga baru rampung pada desember 2022 lalu.

Sampai dengan tahun ini, Bendungan Margatiga belum juga diresmikan meskipun konstruksi telah rampung 100 persen. Lantas, mengapa?

Pada saat, konstruksi bendungan ini telah rampung 100 persen tahun lalu pengadaaan tanah untuk bendungan baru mencapai 70 persen.

Hingga saat ini, masalah pengadaan lahan tersebut diklaim terus diproses dan peresmian dari bendungan ini menunggu penuntasan pengadaan lahan.***

 

Rekomendasi