

inNalar.com – Patung merupakan salah satu karya seni yang memiliki makna dibalik bentuknya.
Di Jawa Barat terdapat sebuah patung yang letaknya berada di depan perumahan elite Harapan Indah di Kota Bekasi.
Patung yang terdapat di perumahan elite Harapan Indah di Kota Bekasi, Jawa Barat tersebut terbuat dari perunggu.
Baca Juga: Viral, Seorang Bapak Protes Harga di Rak Beda dengan Kasir di Minimarket, Netizen: Lebay…
Patung yang ada di depan perumahan elite Harapan Indah di Kota Bekasi, Jawa Barat itu menjulang setinggi 19 meter.
Patung perunggu yang ada di depan perumahan elite Harapan Indah di Kota Bekasi, Jawa Barat ini dikenal dengan nama Patung 3 Mojang.
Patung 3 Mojang ini dibuat oleh seniman kenamaan berasal dari Bali yaitu Nyoman Nuarta.
Dibuat selama 6 bulan lamanya oleh Nyoman Nuarta, Patung 3 Mojang ini menjadi ikon bagi perumahan elite Harapan Indah di Kota Bekasi.
Biaya yang dibutuhkan untuk bisa membeli patung karya Nyoman Nuarta ini sangat fantastis.
Mengingat, patung ini nilai seni yan sangat tinggi dari bentuk dan pahatannya.
Dilansir inNalar.com dari seputarharapanindah.com, dana yang digelontorkan untuk membeli patung karya Nyoman Nuarta ini sekitar Rp5 miliar.
Patung ini tadinya menjadi ikon utama dari perumahan elite Harapan Indah di Kota Bekasi.
Berdiri selama 3 tahun, patung 3 Mojang ini menuai kontroversi dan mendapat protes dari beberapa ormas Islam.
Pada akhirnya, patung 3 Mojang ini terpaksa di robohkan setelah mendapat unjuk rasa dari 13 ormas Islam.
Patung ini berbentuk 3 perempuan yang membtentuk segitiga mengenakan kemben dan selendang yang menyatu.
Patung ini dinilai menjadi simbol trinitas dan menyalahi sejarah pendirian Kota Bekasi.
Setelah dirobohkan pada tahun 2010 silam, patung ini kemudian dipindah ke Yogyakarta.
Baca Juga: Gerus Dana Rp44,8 Miliar! Bendungan di Aceh Justru Bikin Petani Rugi Hingga Rp250 Miliar, Kok Bisa?
Patung 3 Mojang ini akan dipasang di depan hotel dari pengembang perumahan Kota Harapan Indah.
Pemindahan patung ini dilakukan dengan pemotongan patung menjadi 8 potongan.
Pemotongan patung ini dilakukan sendiri oleh sang pencipta Nyoman Nuarta bersama dengan 7 pemahat anak didiknya.***