Dananya Fantastis Hingga Rp700 Miliar! Proyek Jembatan di Provinsi Jambi Ini Justru Batal Dibangun, Kenapa?

 

inNalar.com – Dalam rangka peningkatan infrastruktur konektivitas untuk membuka daerah yang masih terisolir, pemerintah Jambi berencana membangun sebuah Jembatan.

Jembatan di Provinsi Jambi tersebut direncanakan akan dibangun di Kabupaten Tanjung Jabung Timur.

Jembatan di Kabupten Tanjung Jabung Timur ini bernama Proyek Jembatan Sungai Rambut.

Baca Juga: Miliki Nama Shiratal Mustaqim, Jembatan Gantung di Ponorogo, Jawa Timur Ini Bikin Orang yang Lewat Auto Tobat?

Proyek Jembatan Sungai Rambut berlokasi di kecamatan Berbak, Kabupaten Tanjung Jabung Timur, Provinsi Jambi.

Pada tahun 2021 lalu, proses pembangunan Jembatan ini masih pada tahap review DED yang ditargetkan selesai pada awal tahun 2022.

Kemudian, pembangunan jembatan tersebut dapat di rencanakan lebih lanjut untuk pekerjaan konstruksinya.

Baca Juga: Sawah 125 Hektar di Banten Dijadikan Kompleks Makam Mewah dengan Konsep Open Garden, Lokasinya di…

Jembatan Sungai Rambut ini didesain sepanjang 1,2 Km dan melewati dua sungai.

Jembatan sepanjang 1,2 Km tersebut terdiri dari 480 meter jembatan utama yang kemudian ada sungai lainnya sepanjang 30 meter dan terdapat ruas pendekatnya.

Rencananya, tiap antar jembatan ini dalam pembangunannya akan menggunakan tiang pancang serta bagian atas akan dicor.

Baca Juga: Anggarannya 4,3 Triliun, Pembangunan Bandar Udara di Kalimantan Barat Ini Jadi Proyek Prioritas Indonesia

Proyek jembatan ini ditaksir akan menelan anggaran dengan jumlah yang fantastis hingga mencapai Rp700 Miliar.

Namun, sayangnya proyek jembatan senilai Rp700 Miliar ini dikabarkan pembangunannya terhambat dan batal di bangun. Kenapa?

Jembatan Sungai Rambut ini direncanakan akan menjadi jembatan yang akan menghubungkan jalan yang nantinya menuju ke Pelabuhan Ujung Jabung.

Sudirman selaku Sekretaris Daerah mengungkapkan bahwa untuk merealisasikan Jembatan Sungai Rambut ini harus dipastikan terlebih dahulu Pelabuhan Ujung Jabung menjadi pelabuhan utama.

Karena jika nantinya jembatan ini jadi, akan menjadi sia-sia dan mubazir bila Pelabuhan Ujung Jabung masih mangkrak dan tidak terdapat kegiatan apapun.

Tetapi menurut informasi yang beredar, hingga kini pembangunan Pelabuhan Ujung Jabung masih mangkrak dan tidak menemukan titik terang untuk dilanjutkan pembangunannya.***

 

Rekomendasi
REKOMENDASI UNTUK ANDA [Tutup]