Bikin Merinding! Kilang Minyak di Jawa Tengah ini Terbesar Ketiga se-Asia Tenggara, Indonesia Sudah Aman?

inNalar.com – Jawa Tengah memiliki kilang minyak yang termasuk ke dalam kategori kilang besar. Artinya, ada ratusan ribu barel minyak perharinya yang bisa diproduksi.

Kilang minyak besar itu berada di Kab Cilacap. Kilang minyak yang ada di Jawa Tengah ini ternyata berhasil menjadi produsen minyak terbesar di Asia Tenggara mengikuti dua perusahaan raksasa Singapura yang menempati peringkat pertama dan kedua.

Pasalnya, kilang minyak Cilacap milik Pertamina ini bisa memproduksi hingga 348 ribu barel minyak per harinya.

Baca Juga: Diapit oleh Jurang, Dusun di Jawa Tengah Ini Hanya Punya Satu Akses untuk Keluar Kampung

Hingga hari ini tak dapat dipungkiri, minyak menjadi sumber energi yang paling utama bagi umat manusia. Maka tak heran, Pemerintah Indonesia getol memperjuangkan pembangunan proyek kilang minyak di berbagai daerah, mulai dari Jawa Tengah, Sumatera Selatan, hingga Kep Riau.

Pemerintah pusat pun selalu giat meng-upgrade kilang minyak di berbagai daerah, tidak terkecuali di Jawa Tengah, meski harus menelan biaya yang bombastis.

Tentu bukan tanpa alasan hal ini dilakukan dengan sangat ambisius. Pasalnya, semakin besar produksi minyak barel per hari bisa dicapai, maka semakin berkurang pula ketergantungan Indonesia untuk impor BBM ke negara lainnya.

Baca Juga: Bendungan Raksasa di Nganjuk Ini Habiskan Dana 2,5 Triliun, Bakal Irigasi 1.900 Ha Sawah se-Jawa Timur?

Kilang minyak Cilacap Pertamina dibangun pada tahun 1974 yang hanya mampu menghasilkan 100 ribu barel minyak per harinya. Namun pada tahun 1988, pembangunannya berlanjut lagi hingga akhirnya Indonesia bisa mengolah minyak campuran di dalam negeri.

Setelah banyak upgrade yang dilakukan pemerintah, akhirnya kilang minyak besar yang ada di Jawa Barat ini berhasil memproduksi sebesar 348 ribu barel per hari.

Dengan total produksi yang bisa diraih tersebut, Cilacap menjadi daerah penyumbang kebutuhan BBM terbesar di Indonesia.

Baca Juga: Jualan via Live Streaming TikTok Jelas Lebih Cuan Ketimbang di Shopee, Ini Buktinya

Diketahui, kilang minyak Cilacap beberapa kali mengalami kejadian terbakar, hingga menimbulkan kerugian sekitar Rp 237 miliar.

Kabar baiknya, Pertamina telah melakukan berbagai perbaikan dan perawatan pada bulan Januari hingga Maret 2023.

Dilansir dari laman remi Kementerian ESDM, Arifin Tasrif selaku Menteri ESDM menyampaikan bahwa cadangan minyak bumi di Indonesia sudah tersimpan aman hingga 9,5 tahun mendatang.

Hampir 60 persen kebutuhan BBM di Pulau jawa berasal dari kilang minyak yang ada di Jawa Tengah ini.

Area kilang minyak Cilacap ini terbagi menjadi tiga bagian. Yaitu, wilayah kilang minyak I, sudah dibangun sejak tahun 1974.

Kemudian wilayah kilang minyak 2 dibangun pada tahun 1981 dan Kilang Paraxylene yang mulai beroperasi pada tahun 1990.

Pemkab Cilacap dan pemprov Jawa Tengah pun perlu terus mengawal perbaikan dan perawatan kilang minyak yang ada di wilayahnya.

Pasalnya, dampak kejadian kebakaran yang sebelumnya terjadi dapat memberikan pencemaran air bersih pada lingkungan sekitar yang bisa merugikan masyarakat Cilacap.***

Rekomendasi