Beroperasi Penuh Sejak 2021, Tol Medan Binjai Tawarkan Berbagai Atraksi Wisata, Dampaknya Bagi Sumatera Utara…

inNalar.com – Tol Medan Binjai merupakan salah satu ruas tol bagian dari Jalan Tol Trans Sumatera.

Jalan Tol Medan Binjai membentang sepanjang 16,8 Km yang menghubungkan Kota Medan dan Binjai.

Ruas tol ini mulai diresmikan pada tahun 2017 dan mulai beroperasi secara penuh pada tahun 2021 lalu.

Baca Juga: Kuras Dana Rp1,6 Triliun, Pembangunan Tol di Sumatera Utara Ini Sempat Molor, Tersandung Masalah Lahan?

Jalan tol Medan Binjai membagi beban kendaraan dengan Jalan Medan Binjai yang menjadi salah satu ruas terpadat dalam Jalan raya Lintas Sumatera yang menghubungkan Medan dan Banda Aceh.

Ruas ini dibagi menjadi 3 seksi dan akan berlokasi di Sumatera Utara.

Dilansir inNalar.com dari KPPIP Ketiga seksi yang dimaksud adalah seksi I Tanjung Mulia Helvetia, Seksi II Helvetia Semayang, dan Seksi III Semayang Binjai.

Baca Juga: Berkat Tol Sepanjang 24 Km di Jawa Tengah, Jarak Tempuh dari Semarang ke Demak Cuma 20 Menit Saja, Tapi Tantangannya…

Ruas ini menjadi altrenatif bagi para pengendara yang mudik lebaran.

Jalan tol ini membuat para pengendara bisa melaluinya dengan aman dan pastinya tidak membosankan.

Hal tersebut dikarenakan tol Medan Binjai menawarkan berbagai tempat tujuan wisata dan kuliner bagi para pengendara.

Baca Juga: Proyeknya Rampung 2025, Uang Ganti Rugi Pembebasan Lahan Tol di Jawa Tengah Senilai Rp242 Miliar Ini Masih Dititipkan, Kok Bisa?

Tempat wisata dan kuliner khas daerah tersebut dijadikan daya tarik bagi para pengendara.

Sebagai contoh, di Binjai terdapat wisata Arung Jeram di Sungai Bingei dan di Tangkahan Kabupaten Langkat.

Sementara itu, wisata kuliner di Binjai seperti Kampung Kuliner, Pndok Jati Reso, Pondok Surya, dan sebagainya.

Baca Juga: Usai Proyek Jalan Tol 38,5 km di Jawa Timur Rampung, Ibu Rumah Tangga di Desa Priyayi Malang Ini Makin Terkikis

Tentunya keberadaan tempat wisata dan kuliner ini menjadi dampak positif dari keberadaan tol Medan Binjai.

Dampak tersebut bisa dilihat dari segi ekonomi di Sumatera Utara yang semakin berkembang.

Selain itu, keberadaan tol ini juga untuk menghemat waktu tempuh dan tentunya menekan biaya logistik, serta menumbuhkan aktivitas manufaktur di Binjai.***

 

Rekomendasi
REKOMENDASI UNTUK ANDA [Tutup]