

inNalar.com – Tol Medan Binjai merupakan salah satu ruas tol bagian dari Jalan Tol Trans Sumatera.
Jalan Tol Medan Binjai membentang sepanjang 16,8 Km yang menghubungkan Kota Medan dan Binjai.
Ruas tol ini mulai diresmikan pada tahun 2017 dan mulai beroperasi secara penuh pada tahun 2021 lalu.
Jalan tol Medan Binjai membagi beban kendaraan dengan Jalan Medan Binjai yang menjadi salah satu ruas terpadat dalam Jalan raya Lintas Sumatera yang menghubungkan Medan dan Banda Aceh.
Ruas ini dibagi menjadi 3 seksi dan akan berlokasi di Sumatera Utara.
Dilansir inNalar.com dari KPPIP Ketiga seksi yang dimaksud adalah seksi I Tanjung Mulia Helvetia, Seksi II Helvetia Semayang, dan Seksi III Semayang Binjai.
Ruas ini menjadi altrenatif bagi para pengendara yang mudik lebaran.
Jalan tol ini membuat para pengendara bisa melaluinya dengan aman dan pastinya tidak membosankan.
Hal tersebut dikarenakan tol Medan Binjai menawarkan berbagai tempat tujuan wisata dan kuliner bagi para pengendara.
Tempat wisata dan kuliner khas daerah tersebut dijadikan daya tarik bagi para pengendara.
Sebagai contoh, di Binjai terdapat wisata Arung Jeram di Sungai Bingei dan di Tangkahan Kabupaten Langkat.
Sementara itu, wisata kuliner di Binjai seperti Kampung Kuliner, Pndok Jati Reso, Pondok Surya, dan sebagainya.
Tentunya keberadaan tempat wisata dan kuliner ini menjadi dampak positif dari keberadaan tol Medan Binjai.
Dampak tersebut bisa dilihat dari segi ekonomi di Sumatera Utara yang semakin berkembang.
Selain itu, keberadaan tol ini juga untuk menghemat waktu tempuh dan tentunya menekan biaya logistik, serta menumbuhkan aktivitas manufaktur di Binjai.***