

inNalar.com – Sistem kereta bandara pertama di Indonesia ternyata bukan di Jakarta.
Banyak orang yang belum tahu kalau sistem kereta bandara pertama di Indonesia ternyata ada di stasiun yang sudah ada dari abad 19.
Sistem kereta api bandara di stasiun tentunya akan memudahkan mereka yang bepergian.
Stasiun dengan sistem kereta bandara pertama di Indonesia ternyata ada di Sumatera Utara.
Sistem kereta bandara pertama di Indonesia terdapat di Stasiun Medan.
Stasiun ini diresmikan pada 25 Juli 1886 oleh DSM atau Deli Spoorweg Maatschappij.
DSM merupakan perusahaan perkeretaapian pada masa Hindia Belanda.
Stasiun ini juga menghubungkan Medan-Labuhan sejauh 16,7 km dan akhirnya berkembang menjadi 553 km sampai Aceh.
Bekas kantor DSM difungsikan menjadi kantor KAI Divisi Regional I, Sumatera Utara.
Baca Juga: Serap Dana APBN Rp2,68 Triliun! Bendungan di Aceh Ini Rampung 75 Persen, Terbesar di Sumatera?
Untuk itu bangunannya masih sangat kokoh berdiri dan juga masih terawat.
Stasiun yang sudah ada dari abad ke 19 ini telah mengalami perombakan total.
Namun, arsitektur bangunan lama masih terlihat di peron jalur 2 dan 3, depo lokomotif, jembatan Titi Gantung dan menara jam yang ada di depan stasiun.
Stasiun Medan juga melayani perjalanan KA lokal Sri Lelawangsa dan Siantar Ekspres.
Melayani juga KA jarak jauh seperti KA Sribilah Utama dan Putri Deli.
Pada ulang tahun Stasiun Medan yang ke-127 di tahun 2013 diresmikan pula stasiun tersebut dengan sistem kereta bandara.
Hal ini juga menjadikan Stasiun Medan sebagai stasiun kereta pertama dengan sistem kereta bandara di Indonesia.
Sistem kereta api bandara ini menghubungan Stasiun Medan dengan bandara Kualanamu di Deli Serdang.***