
Selain nominal yang dialokasikan berbasis kinerja lapangan, sisa uang juga dibagi rata untuk seluruh tim partisipan.
Komponen ini meliputi dana persiapan senilai 2,5 juta dolar AS (sekitar Rp 44,9 miliar) per negara, serta kontribusi tambahan yang jumlahnya mencapai lebih dari 16 juta dolar AS (sekitar Rp 287,5 miliar).
Kucuran dana tersebut akan diserahkan langsung kepada federasi sepak bola dari masing-masing negara.
Pihak federasi memegang wewenang penuh untuk mengatur alokasi bonus bagi pemain, pelatih, hingga staf.
Sementara sisa dana umumnya dialirkan untuk program pengembangan sepak bola nasional di negara tersebut.
Nominal pada edisi kali ini meroket tajam bila dikomparasikan dengan Piala Dunia 2022 di Qatar.
Sebagai pengingat, tim yang keluar sebagai kampiun pada tahun 2022 lalu menerima uang sebesar 42 juta dolar AS (sekitar Rp 755,2 miliar).
Ini berarti tim yang menjuarai Piala Dunia 2026 akan menikmati kucuran tambahan dana sebesar 9 juta dolar AS (sekitar Rp 161,6 miliar).
Kenaikan juga dirasakan oleh runner-up yang sebelumnya mendapatkan 30 juta dolar AS, serta penambahan masing-masing 2 juta dolar AS (sekitar Rp 35,8 miliar) untuk peringkat ketiga dan keempat.
Source: “Rincian Total Hadiah Final Piala Dunia 2026: Tembus Berapa Triliun Rupiah?” – Retoria.id.